Antisipasi Hujan Ekstrem, Pramono Pertimbangkan WFH dan Sekolah dari Rumah
Pramono Anung mempertimbangkan WFH dan pembelajaran jauh imbas cuaca ekstrem.-Foto: IG @pramonoanungw-
Ia menyampaikan bahwa sistem transportasi umum di Jakarta saat ini sudah terintegrasi dengan cukup baik. Berbagai moda transportasi telah saling terhubung dan dapat dimanfaatkan warga secara lebih efisien.
Layanan seperti LRT, MRT, Transjakarta, hingga Mikrotrans disebut sudah mendukung mobilitas harian masyarakat. Integrasi antarmoda ini diharapkan mampu menjadi solusi utama bagi pergerakan warga, terutama saat kondisi cuaca tidak bersahabat.
Pramono juga menaruh harapan besar kepada warga usia produktif untuk mengubah pola mobilitas. Ia mendorong masyarakat mulai meninggalkan ketergantungan pada kendaraan pribadi.
BACA JUGA:SBY Bunyikan Alarm Waspada, Ancaman Perang Dunia III Makin Nyata
Menurut dia, fasilitas transportasi umum yang semakin baik seharusnya menjadi alasan kuat bagi warga untuk beralih. Apalagi, sejumlah layanan kini telah digratiskan oleh pemerintah daerah.
“Sebagai Gubernur Jakarta saya berharap bahwa dengan konektivitas Jakarta yang semakin baik, baik itu LRT, MRT, Transjakarta, Mikrotrans, dan sebagainya, harapan saya apalagi digratiskan, mereka mau dan bersedia naik transportasi umum,” kata dia.
Pramono menegaskan, kebijakan antisipasi cuaca ekstrem tidak hanya bertumpu pada pemerintah. Perubahan perilaku masyarakat juga menjadi kunci agar aktivitas kota tetap berjalan aman dan lancar di tengah tantangan cuaca.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News