Iklan Internal Kiriman Naskah

Teror Air Keras Seret Nama Intelijen, Negara Didesak Bongkar Dalang Bukan Sekadar Tangkap Pelaku

Teror Air Keras Seret Nama Intelijen, Negara Didesak Bongkar Dalang Bukan Sekadar Tangkap Pelaku

Kasus penyiraman air keras Andrie Yunus memicu desakan TGPF independen, publik minta negara bongkar dalang bukan hanya pelaku lapangan.-Foto: Dok. KontraS-

“Pelibatan langsung kalangan profesional dengan rekam jejak dan integritas yang kuat sebagai hakim ad hoc di pengadilan penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus menjadi penting,” kata Gibran dalam keterangan tertulis, Kamis, 9 April 2026.

Pemerintah sendiri belum mengambil langkah konkret. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah masih akan berkoordinasi terkait desakan pembentukan TGPF independen.

Kasus ini bermula saat Andrie Yunus disiram cairan kimia korosif pada 12 Maret 2026 di kawasan Salemba, Jakarta Pusat. Berdasarkan catatan medis, korban mengalami luka bakar lebih dari 20 persen akibat serangan tersebut.

Dengan situasi ini, publik kini menunggu satu hal sederhana. Negara mau mengusut tuntas sampai ke dalang, atau kembali berhenti di pelaku lapangan saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share