Trump Umumkan Serangan ke Iran, Dua Target Utama Mulai Terungkap
AS serang Iran.-Foto: Most 1058. Diolah.-
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan dimulainya serangan militer besar terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat. Pengumuman itu disampaikan melalui pidato video dari kediamannya di Florida di tengah meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.
Dalam pernyataannya, Trump menegaskan operasi militer tersebut bertujuan melumpuhkan kekuatan militer Iran sekaligus mengakhiri pemerintahan yang telah berkuasa sejak Revolusi 1979. Pernyataan itu muncul setelah Amerika Serikat bersama Israel memulai pengeboman di sejumlah wilayah Iran.
Ia juga menyerukan masyarakat Iran untuk mengambil alih kekuasaan politik di negara mereka setelah operasi militer selesai dilakukan.
Operasi militer menargetkan fasilitas strategis
Melalui pidato yang diunggah di platform Truth Social, Trump mengatakan sasaran utama serangan adalah fasilitas rudal serta kekuatan angkatan laut Iran. Menurut dia, operasi tersebut dirancang untuk menghancurkan kemampuan militer utama negara itu.
“Kami akan menghancurkan rudal-rudal mereka dan meratakan industri rudal mereka hingga ke tanah. Itu akan benar-benar—sekali lagi—dimusnahkan. Kami akan melenyapkan angkatan laut mereka,” kata Donald Trump.
BACA JUGA:Israel Luncurkan Serangan, Pemimpin Tertinggi Iran Dievakuasi ke Lokasi Aman
Ia kembali menekankan bahwa operasi tersebut diarahkan pada penghancuran menyeluruh kekuatan militer Republik Islam Iran serta menggulingkan otoritas yang telah berdiri sejak Revolusi 1979.
Trump kemudian menyampaikan pesan langsung kepada masyarakat Iran.
“Ketika kami selesai, ambil alih pemerintahan kalian. Itu akan menjadi milik kalian,” ujarnya.
“Ini mungkin akan menjadi satu-satunya kesempatan kalian selama beberapa generasi. Kebebasan Anda sudah di depan mata," lanjut Trump.
Seruan menyerah kepada Garda Revolusi
Dalam pidatonya, Trump juga menyampaikan ultimatum kepada pasukan Iran, termasuk Garda Revolusi yang selama ini dikenal sebagai kekuatan elite pelindung pemerintahan di Teheran.
“Kepada para anggota Garda Revolusi Iran, angkatan bersenjata, dan seluruh polisi, saya katakan malam ini bahwa Anda harus meletakkan senjata dan mendapatkan kekebalan penuh atau sebaliknya menghadapi kematian yang pasti,” tegasnya.
BACA JUGA:Delegasi Barat Kompak Minggat dari Sidang PBB, Wamenlu Rusia Bicara dengan Kursi Kosong
Garda Revolusi selama bertahun-tahun menjadi tulang punggung sistem keamanan domestik sekaligus kekuatan militer strategis Iran.
Alasan serangan dikaitkan ancaman nuklir
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News