Ahli Forensik Ragukan Bunuh Diri Jeffrey Epstein, Temuan Leher Patah Picu Misteri Baru

Ahli Forensik Ragukan Bunuh Diri Jeffrey Epstein, Temuan Leher Patah Picu Misteri Baru

--Foto: Istimewa.

Setelah waktu penguncian sel sekitar pukul 20.00, pemeriksaan rutin yang seharusnya dilakukan setiap 30 menit ternyata tidak lagi dijalankan setelah pukul 22.40. Belakangan diketahui, staf penjara memalsukan catatan pengawasan agar terlihat seolah pemeriksaan tetap berlangsung.

Dua petugas yang bertugas pada malam itu kemudian didakwa karena memalsukan dokumen resmi terkait pengawasan tahanan.

Misteri Rekaman dan Kilatan Oranye

Perdebatan juga muncul terkait rekaman kamera pengawas yang ditinjau oleh Kementerian Kehakiman AS. Dalam rekaman tersebut terlihat sebuah kilatan berwarna oranye bergerak menuju lantai tempat sel Epstein berada pada pukul 22.39, hanya beberapa menit sebelum pemeriksaan rutin berhenti dilakukan.

BACA JUGA:Turis Jepang Ditemukan Tewas di Hotel Jakarta Pusat, Polisi Lakukan Penyelidikan

Memo FBI menyebut objek tersebut sebagai kemungkinan seorang narapidana. Namun laporan Inspektur Jenderal menilai kilatan itu mungkin berasal dari petugas yang membawa linen atau perlengkapan tidur berwarna oranye.

Jaksa Agung saat itu, Bill Barr, menyatakan tidak ada individu yang memasuki area tersebut pada malam kejadian. Akan tetapi, analisis video independen yang dilakukan CBS menemukan bahwa pola gerakan dalam rekaman lebih menyerupai seseorang yang mengenakan seragam penjara berwarna oranye.

Sejumlah staf penjara juga mengakui bahwa aktivitas pengawalan narapidana pada jam tersebut tergolong tidak lazim dalam prosedur normal fasilitas itu.

Ditemukan Tak Bernyawa di Sel

Epstein ditemukan tidak bernyawa keesokan paginya. Posisi tubuhnya hampir terduduk dengan sepotong kain berwarna oranye melilit di lehernya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait