Di Ruang Resor Pribadinya, Trump Saksikan Langsung Detik-Detik Penangkapan Presiden Venezuela

Di Ruang Resor Pribadinya, Trump Saksikan Langsung Detik-Detik Penangkapan Presiden Venezuela

Nicolas Maduro saat ditangkap militer AS.--Foto: Reuters

Kesaksian Trump tentang jalannya operasi memberi gambaran betapa kompleks misi tersebut. Ia menyebut berada satu ruangan dengan para jenderal militer AS saat penangkapan berlangsung.

"Saya diberitahu oleh orang-orang militer bahwa tidak ada negara lain di dunia ini yang bisa melakukan manuver seperti itu," ujarnya.

Trump menilai kecepatan dan daya gempur pasukan AS sebagai sesuatu yang luar biasa.

BACA JUGA:Wardatina Ambil Jalan Berbeda dari Inara Rusli, Teguh Pakai Cadar di Tengah Banjir Tawaran Kerja Fantastis

"Kalau Anda lihat kecepatan dan kekerasannya, itu sungguh luar biasa. Pekerjaan luar biasa dari orang-orang ini," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa tim penyerbu mampu menembus sistem keamanan berlapis yang dirancang khusus untuk melindungi Maduro.

Pintu-pintu baja yang dipasang sebagai pengaman utama disebut berhasil dibuka hanya dalam hitungan detik.

"Kami menontonnya, dikelilingi banyak orang, termasuk para jenderal, dan mereka tahu semua yang terjadi. Itu sangat kompleks," kata Trump.

Selain pasukan darat, operasi ini melibatkan helikopter dan jet tempur dalam jumlah besar untuk memastikan jalur keluar aman.

Begitu target diamankan, Maduro dan Flores segera dievakuasi dari Caracas menuju kapal induk yang telah bersiaga.

Washington menyatakan bahwa penangkapan Maduro berkaitan langsung dengan tuduhan serius terhadapnya. Pemerintah AS menuding Maduro memimpin negara narkoba serta memanipulasi pemilu Presiden Venezuela pada 2024.

Maduro juga dituduh menjadi dalang perdagangan kokain lintas negara dan berperan dalam penyebaran krisis fentanil yang melanda Amerika Serikat.

Dua kelompok asal Venezuela, yakni Tren de Aragua dan Cartel de los Soles, telah ditetapkan sebagai organisasi teroris asing oleh Pemerintah AS. Trump bahkan menuding Cartel de los Soles berada langsung di bawah kendali Maduro.

Pemerintah Venezuela membantah seluruh tuduhan tersebut. Caracas menilai langkah Amerika Serikat sarat muatan politik dan menuding Washington menggunakan isu perang melawan narkoba sebagai dalih untuk menguasai cadangan minyak Venezuela, yang dikenal sebagai salah satu yang terbesar di dunia.

Maduro sendiri kini berusia 63 tahun. Ia dikenal sebagai mantan sopir bus yang naik ke puncak kekuasaan setelah ditunjuk langsung oleh Presiden Hugo Chavez sebelum wafat pada 2013.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait