GNPR Gelar Aksi 411 Hari Ini, Tuntutannya: Turunkan Harga BBM atau Jokowi yang Harus Turun!

Jumat 04-11-2022,11:25 WIB
Reporter : Ristanto
Editor : Ristanto

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Massa yang tergabung dalam Gerakan Nasional Pembela Rakyat (GNPR) akan menggelar aksi dengan tema Aksi Bela Rakyat (AKBAR) di kawasan Istana Merdeka, Jakarta Pusat pada Jumat, 4 November 2022

Ketua Umum FPI Habib Muhammad Alatas dalam Pers Release GNPR, menjelaskan GNPR dan rakyat sudah beberapa kali turun ke jalan dalam menyampaikan aspirasi rakyat atas berbagai kebijakan dan keadaan yang ditimbulkan oleh pemerintah yang harus dibenahi namun seluruh aspirasi tersebut tidak digubris dan diindahkan.

Hal ini diyakininya bahwa gagalnya pemerintahan oleh presiden Joko Widodo dalam membawa kehidupan masyakarat ke arah yg lebih baik dalam kondisi saat ini.

BACA JUGA:Keluarga Brigadir J Hanya Maafkan Bharada E, Terdakwa Lainnya Disebut Tak Penuhi 'Syarat'

BACA JUGA:Innalilahi! PT Darma Henwa BCP Berduka Usai Ada Pegawai yang Tewas Terlindas Buldoser

GNPR menuntut presiden Joko Widodo dengan legowo untuk mundur dalam etika politik dan pemerintahan.

Ia pun mengajak massa untuk turun ke jalan guna menyampaikan aspirasi dalam bentuk pertanggungjawaban sebagai masyarakat atas masa depan bangsa dan diharapkan aksi damai berjalan dengan lancar.

Menurut Ketua GNPF Ulama, Yusuf Martak angkat bicara dalam channel youtube Refly Harun pada  10 oktober 2022.

Aksi 411 ini adalah bentuk aksi yang sebelumnya sudah dilakukan selama tiga kali, tetapi tidak adanya respons positif yang didapatkan.

BACA JUGA:Ini Respons Suami Susi ART Ferdy Sambo Saat Istrinya Dianggap Berbohong: Sedih Juga Saya

BACA JUGA:Periksa Gubernur Papua Lukas Enembe, Ketua KPK Tegaskan Tidak Ada Kriminalisasi

Aksi sebelumnya yaitu dilakukan pada tanggal 12 september, 2 oktober, serta 10 oktober yang menuntut penurunan kenaikan harga BBM serta menyampaikan dampak yang dirasakan dari kenaikan BBM yaitu kenaikan harga barang yang menyebabkan Multiplier effect.

Multiplier effect (efek berganda) merupakan pengaruh yang meluas yang ditimbulkan oleh suatu kegiatan ekonomi dimana peningkatan pengeluaran nasional mempengaruhi peningkatan pendapatan dan konsumsi.

Selain itu, tuntutan lain dalam aksi oleh GNPR yaitu menegakkan supremasi hukum. Sehingga timbulah istilah tiga sikap GNPR atau 'Tritura' yang dimaksud yaitu turunkan harga BBM, kenaikan harga Barang dan menegakkan supremasi hukum.

Menurutnya Tritura yang telah diluncurkan dalam aksi ke-1, 2, dan 3 jika presiden Joko Widodo tidak mampu mengatasi permasalahan yang terjadi maka tuntutan yang akan diberikan yaitu dengan turunkan Jokowi.

Kategori :