“Keluarga sudah tahu bahwa saya saat ini sangat keras mengkritik pemerintah. Keluarga lebih mengkhawatirkan kondisi saya karena eskalasi teror bisa saja terjadi seperti yang dialami DJ Donny atau Andrie Yunus,” kata dia.
Kasus ini kini mendapat pendampingan dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat PDIP. Pihaknya mengecam keras aksi teror tersebut, apalagi terjadi di bulan Ramadan.
BACA JUGA:Bahasa Indonesia Disuruh Mendunia, Teddy Gandeng Raffi Ahmad dan Yovie Cari Strateginya
Anggota BBHAR PDIP Wiradarma Harefa mendesak aparat segera bertindak.
“Kami mendesak aparat penegak hukum untuk segera mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya,” kata Wiradarma di Jakarta, Rabu, 18 Maret 2026.
Teror sudah terjadi, pesan intimidasi sudah dikirim. Tinggal satu yang belum terlihat, langkah tegas aparat untuk memastikan ini tidak menjadi pola baru dalam membungkam kritik.