JAKARTA, PostingNews.id - Yassierli, Menteri Ketenagakerjaan, mengambil langkah tegas dengan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor M/6/HK.04/V/2025 tentang Larangan Diskriminasi dalam Proses Rekrutmen Tenaga Kerja.
Seperti yang diketahui, banyak lowongan di Indonesia yang memiliki kualifikasi yang mendiskriminasi, seperti lulusan perguruan tinggi favorit, good looking dan membatasi umur. Oleh karena itu, SE ini ditunjukkan sebagai komitmen pemerintah terhadap prinsip non-diskriminasi, sekaligus memberikan pedoman agar proses rekrutmen dilakukan secara objektif dan adil. Dalam SE tertulis larangan untuk melakukan diskriminasi dalam bentuk apapun dalam proses rekrutmen tenaga kerja. BACA JUGA:Anjlok! Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp21 Ribu Per Gram Berbicara tentang usia, Menaker mengatakan bahwa hal tersebut tidak secara otomatis dikategorikan sebagai bentuk diskriminasi. “Pembatasan usia masih dimungkinkan selama memang diperlukan karena karakteristik atau sifat pekerjaan tertentu yang secara nyata berkaitan dengan usia, dan/atau tidak menyebabkan hilangnya atau berkurangnya kesempatan memperoleh pekerjaan bagi masyarakat secara umum,” ucap Menaker Prof Yassierli yang turut didampingi Wamenaker Immanuel Ebenezer dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Gedung Kemnaker, Jakarta, Rabu (28/5/2025). Ketentuan tersebut juga berlaku bagi tenaga kerja penyandang disabilitas, di mana proses rekrutmen harus dilakukan tanpa diskriminasi dan berdasarkan pada kompetensi serta kesesuaian dengan pekerjaan. BACA JUGA:Menikah di Australia, Amanda Rawles dan Adriel Susanteo Bagikan Potret Romantis Menaker juga menegaskan agar pemberi kerja menyampaikan informasi lowongan kerja secara benar, jujur, dan transparan melalui kanal resmi guna menghindari praktik penipuan, pemalsuan, dan percaloan yang merugikan pencari kerja. SE tersebut juga ditujukkan untuk Gubernur di seluruh Indonesia agar diteruskan kepada Bupati/Wali Kota serta pemangku kepentingan terkait untuk mendorong dunia usaha menyusun kebijakan rekrutmen yang menjunjung prinsip kesetaraan dan non-diskriminasi. Di sisi lain, kepada dunia usaha dan industri, ia mengajak agar menjadikan langkah ini sebagai momentum untuk memperbaiki praktik rekrutmen menjadi lebih transparan, adil, dan berbasis kompetensi. “Melalui langkah ini, kita ingin memastikan bahwa dunia kerja di Indonesia menjadi tempat yang inklusif, kompetitif, dan menghargai martabat setiap individu,” ujarnya.Catat! Menaker Resmi Melarang Praktik Diskriminasi dalam Rekrutmen Tenaga Kerja
Kamis 29-05-2025,16:13 WIB
Reporter : Naela
Editor : Andre Alkemangi
Kategori :
Terkait
Rabu 01-10-2025,06:00 WIB
SBA Textile Resmi Pailit, Industri Tekstil Indonesia di Ujung Tantangan Besar
Selasa 16-09-2025,12:00 WIB
Terjadi Lagi! Eks Stafsus Kemnaker Diperiksa KPK Usai Terbawa Kasus Pemerasan TKA, 8 Orang Jadi Tersangka
Kamis 28-08-2025,12:00 WIB
Tapera Masih Berlanjut! Menkeu, Menaker dan Menteri PKP Kumpul Bahas Target 3 Juta Rumah
Rabu 27-08-2025,11:00 WIB
Kembali Mencuat! Buruh Tuntut Kenaikan Upah 10.5%, Menaker: Kita Putuskan di LKS
Terpopuler
Jumat 16-01-2026,17:07 WIB
Sering Disalahpahmi! 5 Minuman Ini Ternyata Bagus Buat Diet, dari Susu hingga Soda
Jumat 16-01-2026,22:48 WIB
Piala Dunia 2026 di Ujung Tanduk, 16.800 Penggemar Batalkan Tiket dalam Satu Malam
Jumat 16-01-2026,23:00 WIB
Wow! Turis Arab Habiskan Rp33 Juta Sekali Liburan ke Indonesia
Sabtu 17-01-2026,06:00 WIB
Bukan Sekadar Gurih! 6 Rahasia Tahu Susu yang Bikin Badan Makin Fit dan Awet Muda
Jumat 16-01-2026,22:36 WIB
Ngeri! Mayat Pria Ditemukan Mengambang di Kali Ciliwung, Ada Luka Lebam di Wajah
Terkini
Sabtu 17-01-2026,13:00 WIB
Daftar Bantuan Sosial yang Cair di Bulan Januari 2026: Cek Penerimanya di Sini
Sabtu 17-01-2026,12:52 WIB
Nekat Lawan Arus Demi Hemat Waktu? Awas, Ini Dampak Fatalnya!
Sabtu 17-01-2026,12:31 WIB
Cek Promo 'Tahun Baru Honda Baru’, WMS Tebar Diskon Gede-Gedean hingga Rp2,2 Juta!
Sabtu 17-01-2026,11:06 WIB