Alasan Arsjad Rasjid Dipilih Jadi Ketua Timses Ganjar: Dekat dengan Jokowi

Rabu 06-09-2023,16:42 WIB
Reporter : Maulana Ali Firdaus
Editor : Tyo Sulistio

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Koalisi pendukung calon presiden Ganjar Pranowo telah menunjuk Arsjad Rasjid, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, sebagai Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar.
 
Selain itu, mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa juga ditunjuk sebagai Wakil Ketua TPN.
 
Keputusan ini merupakan hasil dari rapat yang melibatkan empat partai politik pendukung Ganjar, yaitu PDI-P, PPP, Perindo, dan Hanura.
 
Menurut Direktur Lembaga Kajian Politik Nusakom Pratama Ari Junaedi, penunjukan Arsjad Rasjid sebagai Ketua TPN merupakan keputusan yang tepat.
 
BACA JUGA: Bukan Erick Thohir, Sandiaga, atau AHY; Pengamat Sebut Sosok Ini Cocok Jadi Cawapres Ganjar
 
Ari menilai Arsjad memiliki kemampuan untuk mencari peluang yang dibutuhkan untuk menggerakkan TPN, mengingat statusnya sebagai pengusaha.
 
Selain itu, Arsjad juga memiliki jejaring yang luas di berbagai lapisan masyarakat dan dekat dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
 
"Jejaring Arsjad yang luas di berbagai lapisan masyarakat menjadi syarat kecukupan dari seorang Ketua Timses," ujar Ari Selasa (5/9) kemarin.
 
Hal itu pun dinilai dapat menjadi nilai tambah dalam kampanye Ganjar.
 
BACA JUGA: Alasan AHY Batal Jadi Cawapres Anies, Pengamat: Nasdem Mencari Figur Nahdliyin
 
Sementara itu, penunjukan Andika Perkasa sebagai Wakil Ketua TPN dipandang sebagai langkah yang sesuai mengingat rekam jejaknya sebagai seorang pemegang komando di TNI.
 
Andika dianggap sebagai seorang jenderal pemikir yang pengalamannya dinilai akan berguna dalam mengelola TPN Ganjar.
 
"Andika adalah tipikal jenderal pemikir," kata Ari.
 
Pembentukan TPN ini merupakan hasil kesepakatan antara empat pimpinan partai politik pengusung Ganjar, yang melibatkan Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PPP Mardiono, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, dan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang.
 
BACA JUGA: Jokowi Tegaskan ASEAN Tak Bisa Diperalat Negara Mana Pun
 
Keputusan ini diambil setelah rapat tertutup yang berlangsung selama hampir 4 jam di Kantor DPP PDI-P.
 
Arsjad Rasjid mengaku terkejut dengan penunjukannya sebagai Ketua TPN, namun ia tetap mengakui hal itu sebagai sebuah kehormatan.
 
"Ya Allah, kaget saya, karena terus terang aja, saya enggak diinformasikan," ungkap Arsjad, Selasa (5/9).
Kategori :