DKI Jakarta Punya Slogan Baru, PJ Gubernur DKI Heru Budi Dianggap Ingin Hapus Jejak Anies Baswedan

Selasa 13-12-2022,14:28 WIB
Reporter : Jihan Meiby
Editor : Ristanto

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono mengganti  slogan DKI Jakarta dari yang bertajuk 'Kota Kolaborasi' menjadi  'Sukses Jakarta untuk Indonesia'. 

Perubahan slogan tersebut menuai kritik dari berbagai pihak. Juru Bicara DPP PkS Muhammad  Iqbal mengatakan Heru Budi kerap membuat kebijakan yang tidak substantif sejak dilantik  sebagai PJ Gubernur DKI.

Dia mengatakan slogan yang sebelumnya sudahlah bagus dan cocok untuk semua golongan, diapun  mengatakan langkah yang diambil oleh PJ Gubernur DKI saat ini terkesan ingin menghapus jejak  Anies sebagai Gubernur DKI Jakarta sebelumnya.

BACA JUGA:Pengakuan Boy Wiliam Alami 'Mati Rasa': Gue Nggak Akan Bohong!

BACA JUGA:Ifan Seventeen Ngamuk Gegara Konsernya Dihentikan Paksa: Ini Soal Etika!

"Apa yang dilakukan Pj Gubernur DKI adalah kebijakan yang tidak substansi dan asal beda saja.  Terkesan ingin menghapus jejak Gubernur Anies Baswedan," kata Iqbal pada Senin, 12 Desember  2022.

Selain itu, Sekretaris Fraksi PKS DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli juga mengomentari  mengenai slogan DKI Jakarta yang baru. Menurutnya slogan saat ini dinilai tidak keren dan  terkesan kuno.

Dia mengatakan slogan yang sekarang ini tidak dapat memotivasi warga Jakarta untuk memajukan  DKI Jakarta.

"Slogan yang sekarang enggak keren, enggak milenial dan tidak menuntut atau memotivasi warga  Jakarta apa yang mesti mereka lakukan untuk memajukan Jakarta" ucap Taufik.

BACA JUGA:Mahfud MD Harapkan Pj Gubernur Provinsi Baru Bisa Membuat Kesejahteraan Masyarakat Papua Terus Membaik

BACA JUGA:Resmi Jadi PJ Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono Wajib Jauhi Larangan Ini!

Dia mengatakan slogan baru tidak membuat kehidupan yang lebih baik untuk DKI Jakarta yang di masa yang akan datang.

"Slogan baru ini tidak memotivasi harapan warga Jakarta untuk kehidupan yang lebih baik di  masa yang akan datang," ujar Taufik.

Diapun mengatakan kemungkinan Pemda DKI Jakarta sulit untuk mendapatkan konsultan branding  yang baik sehingga membuat slogan menjadi seperti itu.

“Bandingkan dengan Jakarta kota berkolaborasi. Bandingkan dengan Maju Kotanya Bahagia warganya. Mungkin Pemda DKI sekarang sulit mencari konsultan branding,” ucapnya.

Kategori :