Taman Pendidikan Sarwendah Dilempari Batu Hingga Kaca Pecah, Teror Berlanjut?

Taman Pendidikan Sarwendah Dilempari Batu Hingga Kaca Pecah, Teror Berlanjut?

ruben onsu dan sarwendah kembali [email protected]_onsu-Instagram

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Keluarga Ruben Onsu dan Sarwendah memang tak pernah sepi dari sorotan publik. Pasalnya, pengusaha ayam geprek dan istrinya selalu ditimpa ujian bertubi-tubi dalam hidupnya.

Ruben Onsu baru-baru ini mengabarkan sekolah gratis milik istrinya, Sarwendah Tan dilempari batu oleh orang tak dikenal. Taman Pendidikan Sarwendah itu terletak di Cipetir Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat.

Teror tersebut terjadi saat proses belajar mengajar berlangsung. Kejadian yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab tersebut membuat sejumlah murid mengalami syok.

BACA JUGA:Kaesang Ungkap Cerita Kocak ke Surabaya Naik Batik Air, Koper Malah Nyasar ke Kualanamu

BACA JUGA:Bumil Merapat! Begini Cara Jaga Kesehatan Mental Ibu Hamil, Tolong Banget Jangan Sampai Stress

Menurut Ruben, perbuatan tersebut telah berulang sebanyak tiga kali. Kejadian pelemparan batu itu menyebabkan kaca-kaca di sekolah pecah hingga hancur berlubang. 

Kejadian itu ia unggah di Instagram pribadi Ruben Onsu dan memperlihatkan kondisi kaca di ruang kelas yang pecah pada Minggu, 13 November 2022.

"Udah 3x Taman Pendidikan Sarwendah yang terletak di Cipetir Cikidang mendapat perlakuan dari orang-orang yang tidak bertanggung jawab, dengan cara menghancurkan kaca-kaca baik dengan melempar batu atau benda apapun untuk menghancurkan kaca-kaca," tulis Ruben.

Ayah dengan tiga anak ini khawatir kepada keselamatan anak-anak yang sedang belajar, karena kejadian tersebut terjadi ketika jam pelajaran.

BACA JUGA:Moeldoko Siap Maju Pilpres 2024, Simak Profilnya di Sini: Lahir dari Keluarga Serba Kekurangan?

BACA JUGA:5 Alasan Orang Memilih Selingkuh, Kebutuhan Seksual Jadi Alasannya?

"Di mana pelaku menghancurkan kaca disaat anak-anak sedang belajar, sedih sekali pasti anak-anak belajar disituasi yang cemas karena takut di lempar lagi, semoga pelaku bisa tau betapa bahayanya untuk anak-anak yang belajar akan menimbulkan trauma," tulisnya.

Tidak ingin kejadain ini terjadi lagi, Ruben memutuskan untuk melaporkan kasus ini ke pihak berwajib setempat. 

"Terima kasih untuk Polsek Cipetir, CIkidang, Pak Lurah Ramdan. @heidyhellena and family yang sudah membantu untuk memproses ini demi keamanan anak-anak," tulis Ruben kembali.

Sumber:

(edited)