WNI Kembali Jadi Korban Penembakan di Amerika Serikat, Ini Penjelasan Kemenlu...

WNI Kembali Jadi Korban Penembakan di Amerika Serikat, Ini Penjelasan Kemenlu...

Ilustrasi penembakan-Pixabay-

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Warga Negara Indonesia (WNI) di Amerika Serikat kembali menjadi korban penembakan.

Menurut informasi, korban berinisial BB ditembak di parkiran sebuah mal atau pusat perbelanjaan di Westmoreland Country, Pennsylvania, Amerika Serikat.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI, Teuku Faizasyah kepada awak media, Kamis (10/11/2022), mengatakan kasus penembakan tersebut terjadi pada 5 November 2022 sekira pukul 19.20 waktu setempat.

Faizasyah menyebutkan, kasus penembakan yang menewaskan BB tersebut saat ini tengah ditangani dan dilakukan investigasi oleh kepolisian setempat.

BACA JUGA:Terseret Kasus Penipuan Robot Trading Net89, Motivator Mario Teguh Diperiksa Bareskrim Polri

Ditambahkannya, Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) New York telah berkomunikasi dengan keluarga korban guna memberikan asistensi yang dibutuhkan.

Lebih lanjut, Faizasyah mengatakan kepolisian setempat juga menyebut kejadian itu sebagai serangan bertarget dan bukan penembakan massal. Satu orang juga sudah ditahan terkait kejadian itu.

Peristiwa ini menambah panjang deretan WNI yang jadi korban penembakan. Sebelumnya, WNI bernama Novita Kurnia Putri meninggal dunia di di Houston, Texas, Amerika Serikat.

Novita Putri meninggal usai rumahnya ditembaki oleh dua anak baru gede (ABG) asal Amerika. Kedua ABG yang menembaki rumah Notiva ternyata masih berusia 14 dan 15 tahun.

BACA JUGA:Tanggapan BCL Usai Dituding Hamil Anak Ariel NOAH: Saya Sangat Sedih..

Atas peristiwa mengenaskan tersebut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi membuat pernyataan.Pada kesempatan itu, Retno menyampaikan rasa duka cita mendalam kepada keluarga Novita.

Dia menyebut peristiwa tragis tersebut terjadi pada 4 Oktober 2022. Dia menambahkan otoritas hukum di AS akan melakukan investigasi terkait kejadian salah tembak oleh dua remaja yang menewaskan Novita.

Retno juga berharap proses hukum berjalan seadil-adilnya oleh otoritas AS dalam mengusut tewasnya Novita.

Sumber: berbagai sumber

(edited)