Kondisi Darurat, Kemenkes Gerak Cepat Sebar Obat Gagal Ginjal Akut ke Rumah Sakit

Kondisi Darurat, Kemenkes Gerak Cepat Sebar Obat Gagal Ginjal Akut ke Rumah Sakit

Ilustrasi obat sirup--Pinterest

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kemenkes secara cepat menyebar obat gagal ginjal akut pada anak ke rumah sakit satu per satu.

Obat gagal ginjal akut didistribusikan ke faskes yang merawat pasien gagal ginjal akut.

Hal ini dilakukan agar anak yang menderita gagal ginjal akut dapat segera ditangani dan diobati secara cepat agar bisa pulih kembali.

BACA JUGA:DPP PDIP Sanksi Ganjar Pranowo, Ini Tanggapan Relawan

Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti mengatakan penyaluran obat gagal ginjal akut tersebut untuk mempercepat pemulihan pasien.

"Jadi didistribusikan ke faskes yang melakukan perawatan," Ucapnya dikutip dari fin.co.id Selasa, 25 Oktober 2022.

Untuk di DKI Jakarta, Dinas Kesehatan menambah kapasitas perawatan intensif untuk anak-anak (PICU) termasuk penanganan gangguan ginjal akut dari 197 tempat tidur menjadi 219 kapasitas tempat tidur.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, Indonesia telah mendatangkan obat antidotum Fomepizole injeksi untuk pengobatan pasien gagal ginjal akut progresif atipikal dari Singapura.

BACA JUGA:Sebut Aksi Wanita Bercadar Belum Tentu Teror, Kapolda Metro Jaya: Motif Masih Didalami

Obat ini telah diuji coba kepada sepuluh dari 11 pasien AKI di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo atau RSCM Jakarta. Hasilnya kondisi pasien membaik, sebagian stabil.

"Kami bisa simpulkan bahwa obat ini (Fomepizole) memberikan dampak positif dan kami akan mempercepat kedatangannya ke Indonesia sehingga anak-anak bisa terselamatkan," kata Budi Gunadi Sadikin melalui siaran pers Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes yang diterima di Jakarta Selasa, 25 Oktober 2022.

Budi Gunadi juga memastikan bahwa obat tersebut diberikan gratis kepada seluruh pasien.

Berdasarkan hasil pengobatan itu, Budi mengatakan, pasien yang semula tidak dapat buang air kecil bahkan dengan cuci darah tidak memberikan perbaikan, tapi setelah diberi obat tersebut mulai bisa membaik sedikit demi sedikit.

BACA JUGA:Putri Candrawathi Disebut Ikut Tembak Brigadir J, Kamaruddin: Diduga Pakai Senjata Buatan Jerman

Sumber:

(edited)