Keringat Dingin? Pertanda Tubuh Tidak Sehat

Keringat Dingin? Pertanda Tubuh Tidak Sehat

Ilustrasi keringat dingin. (alodokter)----

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID – Keringat dingin sering banyak dialami banyak orang. Namun beberapa diantara mereka tsering tidak memperdulikan ini.

Kondisi tubuh seperti ini jangan dianggap sepele, karena itu oertanda tubuh tidak baik-baik saja.

Bisa saja, itu merupakan reaksi tubuh terhadap penyakit.

Walaupun, berkeringat merupakan kondisi yang umum terjadi sebagai bentuk mekanisme pendinginan tubuh.

Hanya saja, keringat dingin bukan disebabkan oleh cuaca panas atau aktivitas fisik, melainkan faktor psikis seperti panik, stres, dan tegang.

BACA JUGA:Wajib Baca! Kondisi Moon Face Bikin Wajah Bulat

Selain itu, keringat dingin juga menandai adanya penyakit tertentu.

Sehingga penanganan oleh dokter perlu dilakukan.

Dilansir dari alodokter.com, dr. Sienny Agustin mengungkapkan, keringat dingin umumnya ditandai dengan kulit yang terasa dingin.

Tetapi mengeluarkan keringat layaknya keringat biasa, terutama di bagian kaki, telapak tangan, dan ketiak.

Selain itu, seseorang yang mengalami kondisi ini juga dapat mengalami beberapa gejala lain, seperti:

BACA JUGA:Wajib Baca! Kondisi Moon Face Bikin Wajah Bulat

- Kulit pucat

- Tubuh terasa menggigil dan lemah

- Pusing

- Mual dan muntah

Namun, perlu Anda ketahui bahwa keringat dingin bukanlah suatu penyakit.

Melainkan gejala yang muncul dari suatu kondisi.

+++++

Ada beberapa kondisi atau penyakit yang dapat menyebabkan seseorang mengalami keringat dingin, di antaranya:

- Nyeri berat, misalnya akibat cedera atau migrain

- Kadar gula darah rendah

- Infeksi berat, seperti sepsis, pneumonia, malaria, dan tuberkulosis

- Stres dan cemas

- Reaksi alergi yang membahayakan nyawa atau anafilaksis

- Syok akibat cedera parah atau penyakit akut

- Efek samping obat-obatan

- Keringat berlebih atau hiperhidrosis

- Menopause pada wanita usia 40 tahun ke atas

- Mual atau vertigo

BACA JUGA:Yuk! Minum Air Hangat Pagi Hari dan Rasakan 5 Manfaatnya

Kurangnya pasokan darah atau oksigen di dalam tubuh, misalnya akibat pendarahan organ dalam, tekanan darah rendah, dan serangan jantung atau angina.

Keringat dingin juga bisa menjadi gejala awal kanker dan salah satunya adalah limfoma. 

Jenis kanker ini dapat ditandai dengan gejala keringat dingin yang terjadi pada malam hari, penurunan berat badan tanpa sebab, dan demam.

Karena bisa disebabkan oleh banyak hal dan sebagian besar adalah penyakit yang cukup berbahaya, sebaiknya periksakan diri ke dokter bila Anda mengalami keringat dingin.

BACA JUGA:Berikut Ini Penyebab Diare Dan Cara Mengatasi Nya

Cara Mengatasi Keringat Dingin

Penanganan keringat dingin disesuaikan dengan penyebabnya. 

Untuk keringat dingin yang disebabkan oleh kadar gula darah rendah, Anda bisa mengonsumsi makanan manis atau minum jus untuk menaikkan kadar gula darah.

Sementara itu, untuk kondisi keringat dingin yang disebabkan oleh stres dan cemas, Anda bisa mengatasinya dengan melakukan meditasi atau terapi relaksasi dan olahraga atau aktivitas yang disukai. 

Anda pun juga dapat berkonsultasi ke psikolog untuk mengatasi rasa cemas atau stres yang dialami.

Namun, untuk beberapa kondisi, penanganan langsung oleh dokter diperlukan, misalnya keringat dingin yang disebabkan oleh menopause dan hiperhidrosis. 

+++++

Dokter akan mengatasinya dengan pemberian obat antiperspiran atau suntik botox guna menghambat saraf yang bertugas menghasilkan keringat.

Meski terlihat ringan, Anda dianjurkan untuk segera memeriksakan diri ke dokter bila keringat dingin yang dialami disertai dengan tanda atau gejala lain, seperti:

Nyeri dada yang menjalar ke punggung atas, rahang, bahu, atau lengan

- Demam tinggi

- Kejang

- Kulit, bibir, dan kuku yang pucat atau membiru

- Muntah

- Buang air besar berdarah

- Sesak napas

- Penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas

BACA JUGA:Anda Sakit Gigi? Berikut 3 Cara Mengatasinya

Keringat dingin juga perlu diperiksakan ke dokter jika keluhan ini sering Anda alami atau bahkan sampai mengganggu kualitas tidur.

Nah, sekarang Anda sudah mengetahui bahwa keringat dingin bukanlah kondisi yang bisa dianggap sepele, apalagi bila disertai dengan gejala-gejala di atas.

Oleh karena itu, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter bila Anda mengalami keringat dingin, agar penyebabnya dapat diketahui dan ditangani dengan tepat.

Sumber:

(edited)