Astaga! Terjadi Kebakaran di Sleman, Tewaskan 3 Orang Penghuni Rumah

Astaga! Terjadi Kebakaran di Sleman, Tewaskan 3 Orang Penghuni Rumah

Kebakaran di Sleman menewaskan 3 orang kehilangan nyawa-@humasjakfire-Instagram

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kebakaran terjadi di Sleman, dalam kebakaran tersebut menewaskan 3 nyawa. Kebakaran terjadi pada Jumat, 2 September 2022 sekira pukul 02.45 dini hari WIB.

Dalam kejadian itu, si jago merah menghanguskan beberapa rumah hingga menyebabkan tiga orang penghuni tewas ikut terbakar.

Kebakaran tersebut terjadi karena korsleting listrik dari salah satu rumah yang terbakar, keadaan penghuni sedang tertidur pulas saat terjadi kebakaran.

BACA JUGA:Sering Mendengkur saat Tidur? Menurut Ahli Hindarilah 8 Makanan-Minuman Ini

Ketiga korban meninggal dunia atas nama S (64) laki-laki, RI (38) perempuan, dan seorang anak berinisial M berusia 7 tahun. Mereka adalah kakek, anak, dan cucu.

Operasional dan Investigasi Damkar Sleman, Nawa Murtiyanto mengatakan "Api membakar menyebabkan 2 rumah rusak berat dan 1 rumah rusak ringan," kata Nawa saat dihubungi wartawan Jumat, 2 September 2022.

 

Salah seorang warga, Bangun Saputro menjelaskan, rumah yang terbakar dihuni 5 orang dari 2 kepala keluarga. Dua orang yang berada di lantai bawah bisa selamat, namun tiga orang yang berada di lantai atas terjebak.

+++++

"Karena posisi korban terjebak di lantai dua dengan kondisi mungkin sudah gelap terus ditambah lagi akses turun sangat sempit, asap sangat pekat itu mungkin mengganggu pemandangan sehingga tidak bisa turun," ucap Bangun Saputro.

BACA JUGA:Eko Kuntadhi Tak Setuju DPRD DKI Berhentikan Anies Baswesan, Ini Alasannya...

Karena api sudah membesar dan masih berkobar. Warga kemudian memanggil Damkar UGM dan kabupaten.

Saat itu ketua RT mendapati Suratmi (istri Subono) di depan pintu rumah dan memberitahu bahwa di rumah lantai dua masih ada anggota keluarga yang terjebak di dalam kamar lantai dua.

"Setelah 5 mobil pemadam kebakaran (dikerahkan), api berhasil dipadamkan pukul 04.00 WIB dan korban dibawa ke RS Sardjito. Korban bisa dievakusi oleh petugas pemadam kebakaran beserta warga sekitar," Ucap ketua RT.

Temukan konten Postingnews.Id menarik lainnya di Google News

Sumber: