Banner Ucapan Hari Raya Idul Fitri 2026

Prabowo Nilai Polisi di Indonesia Tidak Seburuk di Amerika

Prabowo Nilai Polisi di Indonesia Tidak Seburuk di Amerika

Prabowo bandingkan polisi Indonesia dengan AS, sebut masalah aparat bukan hanya di dalam negeri tapi juga fenomena global.-Foto: IG @kemensetneg.ri-

JAKARTA, PostingNews.id — Presiden Prabowo Subianto mencoba meredam persepsi negatif soal kondisi keamanan di dalam negeri. Di tengah sorotan terhadap aparat dan situasi sosial, ia justru menilai Indonesia masih relatif aman jika dibandingkan dengan negara lain.

Pernyataan itu disampaikan dalam diskusi bersama wartawan dan pakar di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 17 Maret 2026. Dalam forum tersebut, Prabowo menilai persoalan kekerasan dan gangguan keamanan bukan hanya milik Indonesia, melainkan terjadi hampir di semua negara.

“Ini masalah sosial di mana-mana, tapi negara kita tidak seburuk itu,” ujar Prabowo.

Ia meminta publik tidak terburu-buru menyimpulkan kondisi dalam negeri sedang memburuk. Sebagai perbandingan, Prabowo menyinggung sejumlah negara yang justru menghadapi tingkat kejahatan jalanan yang lebih ekstrem, termasuk perampokan dan kekerasan di ruang publik seperti kereta.

“Anda datang ke banyak negara. Di kereta api, Anda dirampok. Anda dipukul, hanya karena ras Anda,” kata dia.

BACA JUGA:Jejak Pelaku Sipil Terbuka, tapi Dalang Kasus Penyiraman Andrie Yunus Masih Berkeliaran

Menurut Prabowo, kompleksitas masalah sosial global menunjukkan bahwa isu keamanan bukan hal yang unik di Indonesia. Ia bahkan membawa perbandingan lebih jauh dengan situasi di Amerika Serikat, yang sempat diguncang gelombang protes Black Lives Matter akibat kasus kekerasan aparat.

“Anda kecewa sama polisi-polisi kita. Kau bisa lihat polisi-polisi di Amerika. Black Lives Matter. Orang tidak bersalah ditembak,” ujarnya.

Dengan perbandingan itu, Prabowo mengajak publik melihat kinerja aparat secara lebih proporsional. Ia menyebut dari ratusan ribu anggota kepolisian, sebagian besar tetap bekerja profesional menjalankan tugas.

Namun, ia juga mengakui adanya masalah internal di tubuh birokrasi dan aparat penegak hukum. Menurutnya, penyimpangan kerap muncul dari segelintir oknum yang memiliki kekuasaan.

“Ada oknum-oknum tidak beres. Di semua birokrasi kita, banyak yang tidak beres. Ya, ini, kita ingin mencoba. Kita berharap generasi-generasi yang akan datang akan lebih baik,” kata Prabowo.

BACA JUGA:Lebaran di Istana, Jokowi Sambangi Prabowo, Gibran Menghilang di Momen Keluarga

Ia menilai citra buruk aparat sering kali muncul akibat tindakan segelintir orang yang kemudian berdampak luas terhadap institusi secara keseluruhan.

“Kita juga harus adil, selalu itu adalah nila setitik merusak susu sebelanga. Mungkin beberapa oknum tapi dia punya kekuasaan, dia bisa berbuat seenaknya. Tapi ratusan ribu polisi yang lain terkena nama jeleknya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share