Dari Dipuji Netizen Indonesia, Walkot Muslim New York Kini Tuai Kritik usai Bertemu Komunitas Yahudi

Dari Dipuji Netizen Indonesia, Walkot Muslim New York Kini Tuai Kritik usai Bertemu Komunitas Yahudi

Walkot Muslim New York Zohran Mamdani yang sebelumnya dipuji netizen Indonesia kini menuai kritik setelah pertemuan dengan komunitas Yahudi.-Foto: Reuters-

JAKARTA, PostingNews.id — Wali Kota New York Zohran Mamdani kembali menjadi sorotan setelah bertemu sejumlah pemimpin komunitas Yahudi di tengah meningkatnya kritik terhadap sikapnya terkait konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Pertemuan tersebut terjadi saat posisi politik Mamdani terhadap serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran menuai polemik di berbagai kalangan. Padahal sebelumnya ia sempat mendapat perhatian luas, termasuk dari publik Indonesia, setelah terpilih sebagai wali kota Muslim pertama di New York.

Menurut laporan New York Post pada Senin 16 Maret, pertemuan antara Mamdani dan sejumlah tokoh Yahudi Ortodoks berlangsung singkat. Diskusi tersebut hanya berjalan sekitar 15 hingga 20 menit.

Beberapa tokoh komunitas bahkan memilih tidak menghadiri pertemuan tersebut. Mereka menilai agenda tersebut hanya sebatas kesempatan berfoto tanpa pembahasan substansial mengenai isu yang sedang berkembang.

Salah satu tokoh yang hadir dalam pertemuan itu adalah Rabbi Moshe Indig, figur komunitas Satmar di Brooklyn yang sebelumnya sempat memberikan dukungan kepada Mamdani dalam pemilihan wali kota.

BACA JUGA:Aktivis Kontras Disiram Air Keras, TAUD Desak Pengusutan Aktor Intelektual

Indig mengatakan dirinya belum mengetahui secara jelas agenda yang akan dibicarakan dalam pertemuan tersebut.

“Saya sendiri belum mengetahui secara pasti apa yang akan dibahas dalam pertemuan ini,” ujarnya.

Sumber lain menyebut sejumlah organisasi Yahudi besar seperti Anti-Defamation League dan American Jewish Committee tidak diundang dalam pertemuan tersebut.

Ketidakhadiran organisasi utama itu memicu kritik karena pertemuan dinilai tidak merepresentasikan pandangan mayoritas komunitas Yahudi di New York.

Hubungan Mamdani dengan sebagian komunitas Yahudi sebenarnya sudah memanas sejak masa kampanye pemilihan wali kota. Pandangan politiknya terhadap Israel dianggap terlalu keras oleh sejumlah kelompok.

Kontroversi kembali mencuat setelah Mamdani menerima aktivis pro-Palestina dalam acara Ramadan yang digelar di kediaman resmi wali kota.

BACA JUGA:Arab Saudi Tegaskan Sanksi Haji Ilegal, Denda Bisa Tembus Puluhan Ribu Riyal

Sorotan juga mengarah kepada istrinya Rama Duwaji. Ia menuai kritik setelah diketahui menyukai unggahan media sosial yang berkaitan dengan serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share