Bahlil Ucap Bela Sungkawa untuk Bencana Sumatera, Katanya Golkar Siap Jadi Posko Darurat

Bahlil Ucap Bela Sungkawa untuk Bencana Sumatera, Katanya Golkar Siap Jadi Posko Darurat

Golkar ucapkan belasungkawa atas banjir-longor di Sumatera. Bahlil serukan gotong royong dan jadikan kantor Golkar posko bantuan.-Foto: Antara-

JAKARTA, PostingNews.id — Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia membuka pernyataan dengan kalimat yang sudah menjadi protokol saat bencana datang. Ucapan itu tentu berupa belasungkawa mendalam untuk korban banjir dan longsor yang menenggelamkan Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. 

Ia tidak ingin kader hanya ikut prihatin di grup WhatsApp, tapi turut memindahkan tubuh dari kursi rapat ke lapangan. Semua diminta bergerak cepat, turun, mendampingi warga, dan tidak hanya mengirim doa lewat poster digital.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil setelah menghadiri Musyawarah Daerah XI Golkar Kalimantan Tengah di Palangka Raya. Katanya, laporan sudah masuk dari kader daerah

“Partai Golkar di sekitar daerah terdampak sudah ikut membantu penanganan bencana,” ucapnya dalam keterangan resmi pada Minggu, 30 November 2025.

BACA JUGA:Jokowi Ngaku Tak Meresmikan Bandara IMIP, PDIP: Lah Terus 10 Tahun Siapa yang Jaga?

Ia melanjutkan pesan dukanya dengan nada lebih konkret “Dari tempat ini saya mengucapkan turut berduka cita atas wafatnya saudara-saudara kita di beberapa daerah ya, di Sumbar, kemudian di Sumut dan Aceh akibat longsor,” sambung Bahlil.

Dan agar duka tak berhenti jadi template ucapan berbingkai kuning, ia menegaskan DPP Golkar akan ikut menambal kebutuhan darurat lewat dana Rp3 miliar sebagai dukungan awal.

Bantuan ini, menurutnya, akan bergerak cepat, terkoordinasi, dan tepat sasaran – idealnya langsung menyentuh kebutuhan paling mendesak warga, bukan terparkir sebagai baliho ucapan.

Instruksi lain pun keluar. Seluruh kantor Golkar diminta berubah fungsi menjadi posko bantuan, menggalang logistik, menyiapkan relawan, dan ikut berjibaku jika situasi memburuk. Tidak boleh hanya jadi gedung rapat berkarpet tebal, melainkan tempat orang datang mencari selimut, air mineral, dan harapan.

BACA JUGA:Ternyata Ini Alasan Kenapa Banyak Orang Mendengkur Saat Tidur, Bisa Jadi Tanda Gangguan Serius?

Terakhir, Bahlil kembali pada kata kunci yang menjadi slogan klasik yang jarang kadaluwarsa

“Ini saatnya kita hadir untuk rakyat, membantu dengan segala kemampuan yang kita miliki. Ayo kita bangkitkan kembali semangat kegotongroyongan,” ujar Bahlil, menutup pernyataan dengan ajakan yang terdengar familiar, tapi kali ini diuji oleh jumlah pengungsi, tenda yang penuh, dan dapur umum yang setiap hari harus menyala.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share