Puan Takziah ke Rumah Duka Almarhum Affan Kurniawan, Berikan Bantuan Pendidikan dan Minta Polisi Usut Tuntas

Puan Maharani kunjungi rumah duka Alm. Affan Kurniawan-@beritasatu-Instagram
POSTINGNEWS.ID --- Ketua DPR RI, Puan Maharani, hadir langsung di rumah keluarga almarhum Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online yang meninggal dunia usai tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob dalam kericuhan demonstrasi di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat.
Kehadiran Puan tidak hanya untuk menyampaikan rasa belasungkawa, tetapi juga untuk memastikan bahwa keluarga yang ditinggalkan mendapatkan perhatian serta bantuan nyata dari negara.
Dalam kunjungannya, Puan menekankan rasa duka yang mendalam atas kehilangan yang dialami keluarga Affan.
Ia mendoakan agar keluarga diberikan kekuatan menghadapi musibah ini dan berharap amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT.
"Saya secara langsung menyampaikan duka cita yang dalam kepada keluarga dan kedua orang tua dari almarhum saudara Affan Kurniawan dan insyaallah keluarga diberikan kekuatan, keikhlasan dan ketabahan dalam menerima musibah ini dan juga amal ibadah almarhum bisa diterima Allah SWT. Amin," jelas Puan, pada hari Sabtu, 30 Agustus 2025.
Tak hanya menyampaikan doa, Puan juga berjanji memberikan dukungan pendidikan untuk kakak serta adik almarhum.
Ia meminta Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, agar mengupayakan bantuan berupa Kartu Jakarta Pintar (KJP) hingga pendidikan mereka selesai.
"Tadi saya juga menyampaikan kepada keluarganya, insyaallah kakak dan adiknya bisa dibantu sekolahnya, oleh Pak Gubernur, juga kami akan membantu kakak dan adiknya untuk bisa bekerja dan menyelesaikan sekolahnya," paparnya.
BACA JUGA:Mencekam! Massa Demo Semakin 'Berigas', Gerbang Tol Pejompongan pun Ikut Dibakar
"Saya juga minta kepada Gubernur untuk kasih kartu KJP KJMU sampai selesai," jelasnya.
Langkah ini diharapkan bisa meringankan beban keluarga yang tengah berduka sekaligus memastikan masa depan pendidikan saudara-saudara Affan tetap terjamin.
Selain itu, Puan juga menaruh perhatian besar terhadap kondisi ekonomi keluarga Affan yang sebagian besar bergantung pada pekerjaan sebagai pengemudi ojek.
Motor yang biasa digunakan Affan untuk mencari nafkah disebut sudah rusak atau bahkan belum ditemukan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News