Tanggapi Soal Insiden Driver Ojol Meninggal Usai Terlindas Rantis Brimob, Mensesneg Minta Atensi Khusus

Mensesneg Prasetyo Hadi 1200-Sekretariat Negara-
POSTINGNEWS.ID - Demonstrasi yang berlangsung pada hari Kamis, 28 Agustus 2025 berakhir dengan suasana tidak kondusif setelah aksi massa di ibu kota berubah menjadi kericuhan.
Dalam situasi tersebut, seorang pengemudi ojek online (ojol) harus mengalami nasib nahas karena tertabrak kendaraan taktis (rantis) Brimob yang tengah melakukan pengamanan.
Kejadian ini pun langsung menyedot perhatian publik dan menuai reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk pemerintah.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memberikan tanggapan resmi terkait tragedi yang melibatkan driver ojol tersebut.
BACA JUGA:Viral! 196 Pelajar Ikut Demo di DPR, Mendikdasmen Mengimbau Siswa Untuk Tidak Terprovokasi
Ia menegaskan bahwa pihak Istana sudah melakukan langkah koordinasi dengan aparat penegak hukum untuk memastikan penanganan peristiwa berlangsung secara hati-hati.
"Termasuk kami meminta atensi khusus terhadap kejadian tersebut diatas," katanya pada hari Kamis, 28 Agustus 2025.
Dalam pernyataannya, Prasetyo juga menyampaikan rasa prihatin mendalam atas terjadinya insiden yang menimpa warga sipil saat aksi demonstrasi.
Ia menilai sekecil apa pun bentuk kekerasan atau korban yang muncul dari sebuah aksi massa adalah hal yang tidak diinginkan.
BACA JUGA:Rumor Hojlund ke Napoli Terus Menguat, Drama Berlanjut Meski Mendekati Tutupnya Jendela Transfer
"Sekecil apa pun jika ada kejadian tentunya kita semua pasti menyayangkan dan tidak ingin hal itu terjadi," tegasnya.
Pemerintah, menurutnya, akan terus mengawal komunikasi lintas lembaga agar stabilitas dan keamanan segera pulih.
Sementara itu, beredar sebuah video amatir yang memperlihatkan bagaimana mobil rantis Brimob Polda Metro Jaya melaju di tengah kerumunan massa saat kericuhan berlangsung.
Dalam rekaman itu, tampak sejumlah pendemo melempari kendaraan taktis tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News