Diskors IOC, Korea Utara Tidak Boleh Ikut Olimpiade Beijing 2022, Ternyata Penyebabnya Dipicu Hal ini!

Diskors IOC, Korea Utara Tidak Boleh Ikut Olimpiade Beijing 2022, Ternyata Penyebabnya Dipicu Hal ini!

Diskor IOC, Korea Utara Tidak Boleh Ikut Olimpiade Beijing 2022, Ternyata Gegara ini?--Ilustrasi by unsplash


Diskors IOC, Korea Utara Tidak Boleh Ikut Olimpiade Beijing 2022, Ternyata Gegara ini?||Ilustrasi by unsplash

"Mengejutkan, Korea Utara akhirnya diskors oleh Komite Olimpiade Internasional atau IOC: tidak bisa ikut Olimpiade sampai 2022. Begini alasannya!"

POSTING NEWS: Akhirnya terkuak, penyebab Korea Utara diskor Komite Olimpiade Internasional atau IOC tidak bisa ikut ajang Olimpiade Beijing 2022.

Pemicu Korea Utara tidak dizinkan untuk ikut di Olimpiade Beijing 2022, gegara negara itu tidak mengirim wakilnya di ajang Olimpiade Tokyo 2020 beberapa waktu lalu.

Pasalnya seperti diketahui dan dialami negara-negara lain, bahwa kondisi Korea Selatan masih tidak memungkinkan untuk mengirim perwakilan lantaran dalam kondisi pandemi covid-19.

Namun, hal itu justru menyalahi aturan yang telah ditetapkan, hingga akhirnya IOC pun  memberikan skors tidak bisa tampil di ajang Olimpiade hingga 2022 pada Korut.

BACA JUGA:Yasonna Laoly Siapkan 5 Tim Khusus Tangani Korban Kebakaran Lapas Kelas I di Tangerangn

Seperti diberitakan Insider, Komite Olimpiade Internasional (IOC), Korea Utara akan diskors akibat keputusan secara sepihaknya dalam tidak mengikuti kegiatan Olimpiade 2020 yang baru saja diselenggarakan di Tokyo pada 23 Juli sampai 8 Agustus 2021 kemarin.

Hingga akhirnya, IOC memutuskan Korea Utara tidak dapat mengikuti Olimpiade Musim Dingin yang akan diselenggarakan di Beijing pada tahun 2022.

Sementara The Guardian menginformasikan, bahwa Thomas Bach selaku Presiden Komite Olimpiade Internasional mengatakan, “Mereka melanggar Piagam Olimpiade dan tidak memenuhi kewajiban mereka sebagaimana tercantum dalam Piagam Olimpiade untuk berpartisipasi,” ujarnya.

Meski begitu, IOC memberi pengecualian terhadap atlet individual negara Korea Utara  yang memenuhi kualifikasi untuk bertanding di Beijing. IOC akan kembali mempertimbangkan keputusan tersebut di kemudian hari.

BACA JUGA:Heboh! Video Pasangan Mesum 'Terjebak' Lorong Hitam, Netizen: Ditolong Dulu lah Bukan Dimarahi

Selain itu, Presiden IOC Thomas Bach juga memastikan mereka tidak akan memberikan dana finansial selama masa skors dan tidak akan mendapat dukungan dari pihak IOC.

Dana yang bernilai sekitar jutaan dolar AS ini tidak akan diberikan kepada Komite Olimpiade Korea Utara.

Sementara ya itu, Komite Olimpiade Korea Utara sempat memberi alasan, kenapa tidak mengirimkan wakilnya di Olimpiade Tokyo karena memang masih pandemi covid-19.

Namun, pihak Komite Olimpiade Internasional sudah memberikan peringatan kepada negara tersebut mengenai konsekuensi yang akan mereka dapatkan apabila tidak mengikuti kegiatan Olimpiade 2020.

BACA JUGA:Sinopsis Ikatan Cinta Hari ini 7 September 2021, Bingkisan Aldebaran Buat Petaka Mama Rossa ke Rumah Sakit

Bahkan, IOC juga telah menawarkan berbagai solusi kepada Korea Utara agar tetap bersedia mengikuti ajang olahraga internasional ini.

+++++

Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penyediaan vaksin yang kemudian ditolak secara sistematis oleh Komite Olimpiade Korea Utara.

Tak bisa dipungkiri, tindakan yang dilakukan Korea Utara merupakan sebuah penurunan performa negara tersebut dalam ajang Olimpiade.

Padahal sebelumnya mereka sempat mengirimkan perwakilan ke Olimpiade Musim Dingin yang diselenggarakan di Korea Selatan pada 2018 lalu.

BACA JUGA:Komentari Sanksi Holywings Kemang Hanya Ditutup 3 Hari, Denny Siregar Sebut Satpol PP Ngelawak

Korea Utara mengirimkan 10 perwakilan atlet mereka ke Olimpiade Musim Dingin Korea Selatan 2018 dan mengirimkan 2 perwakilan mereka pada Olimpiade Musim Dingin Vancouver pada 2010.

Mereka juga sempat absen dalam ajang Olimpiade Musim Dingin yang diselenggarakan pada 2014 di Sochi, Rusia. (Nelsya)

Temukan konten Postingnews.Id menarik lainnya di Google News

Sumber: berbagai sumber