Refly Harun Sebut Kadar Kesalahan Ahok Lebih Banyak Dibandingkan Anies Soal Tragedi Plumpang: 'Aneh Sekali BuzzerRp'

Refly Harun Sebut Kadar Kesalahan Ahok Lebih Banyak Dibandingkan Anies Soal Tragedi Plumpang: 'Aneh Sekali BuzzerRp'

Refly Harun Soroti Dosa Besar Ahok---Kolase (Istimewa)

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun menyebut seharusnya Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang disalahkan atas kasus kebakaran Depo Pertamina Plumpang.

Refly Harun heran kepada para BuzzerRp yang sudah nekat menyerang Anies Baswedan dan menyebut kesalahan terbesar ada i pihak Anies.

Padahal, menurut Refly Harun, tidak seharusnya Anies Baswedan mendapatkan serangan masif dari para pendukung Istana.

BACA JUGA:Kebakaran Kejagung Diduga jadi Motif Lain Sambo Tembak Brigadir J? ini Kata Refly Harun

Ada kubu yang menyalahkan Anies lantaran telah menerbitkan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) untuk warga Tanah Merah.

Selain itu Anies disebut-sebut bersalah karena memilih untuk tidak mengikuti langkah Ahok untuk merelokasi warga Tanah Merah yang ada di sekitar Depo.

Maka dari itu Refly Harun menilai keslaahn terbesar justru ada di tangan Ahok karena tak mampu memindahkan warga Tanah Merah, baik saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI atau pun sebagai komisaris Utama PT Pertamina.

“Kalau kita bicara kesalahan, kadar kesalahan Ahok dua, pernah menjadi Gubernur DKI dan sekarang jadi Komisaris Utama Pertamina,” kata Refly, dikutip dari kanal YouTube pribadinya pada Senin, 13 Maret 2023.

BACA JUGA:Putri Candrawathi Akui Cerita Pelecehan di Duren Tiga Disuruh Sambo? Refly Harun Beri Komentar Menohok

“Aneh sekali buzzerRp menyalahkan Anies Baswedan, lucu banget,” tuturnya melanjutkan.

Refly Harun merasa heran, kok bisa Anies Baswedan yang sudah tak menjabat sebagai Gubernur DKI bisa dapat serangan yang besar dari pendukung pihak lain.

Kemudian Refly Harun juga menyoroti Jokowi yang pernah memberikan KTP kepada warga sekitaar Depo sehingga menjadi legalisasi warga tinggal di sana.

“Jangan-jangan mereka tidak mau menonjolkan pemberi KTP itu Jokowi. Padahal legalisasi mereka tinggal di sana kan karena KTP. Kalau nggak ada KTP kan mereka tidak tinggal di sana,” paparnya.

Temukan konten Postingnews.Id menarik lainnya di Google News

Sumber: