Sering Diabaikan! Ternyata Saklar Motor yang Rusak Bisa Berakibat Fatal di Jalan
Saklar Motor Tiba-tiba Mati? Kenali Gejala dan Penyebabnya Sejak Dini--WMS
Penggunaan sepeda motor secara rutin dalam jangka panjang dapat menyebabkan komponen di dalam saklar, seperti pegas, plat kontak, maupun bagian plastik kecil, mengalami penurunan kualitas.
3. Kontak Saklar Berkarat
Paparan air berlebih menjadi salah satu faktor utama terjadinya korosi. Motor yang sering digunakan saat hujan atau disimpan di area lembap memiliki risiko lebih besar mengalami karat. Korosi pada kontak listrik akan menghambat aliran arus, sehingga saklar tampak normal dari luar, tetapi tidak memberikan respons saat digunakan.
4. Masalah Kabel Kelistrikan
Gangguan pada saklar tidak selalu berasal dari unit saklar itu sendiri. Kabel yang putus, longgar, atau mengalami korsleting dapat menyebabkan fungsi saklar terganggu meskipun kondisinya masih baik.
5. Modifikasi Kelistrikan Tidak Sesuai Standar
Penggunaan saklar aftermarket tanpa perhitungan yang tepat dapat menyebabkan arus tegangan listrik menjadi tidak stabil, berisiko mempercepat kerusakan saklar serta berdampak pada komponen kelistrikan lainnya. Oleh karena itu, konsumen disarankan untuk berhati-hati dalam melakukan modifikasi.
BACA JUGA:Cek Promo 'Tahun Baru Honda Baru’, WMS Tebar Diskon Gede-Gedean hingga Rp2,2 Juta!
Technical Analyst PT Wahana Makmur Sejati, Wahyu Budhi, menegaskan bahwa saklar merupakan bagian vital dalam menunjang keselamatan berkendara.
Karena itu, ia menyarankan konsumen melakukan pemeriksaan rutin di bengkel resmi AHASS agar seluruh sistem kelistrikan tetap dalam kondisi prima.
“Kami mengimbau konsumen untuk rutin melakukan pemeriksaan di bengkel resmi AHASS agar kondisi saklar dan sistem kelistrikan tetap terjaga sesuai standar,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News