Brigjen Sumy Hastry: DNA Forensik Bisa Jadi Alat Bukti dengan Akurasi 99,99 Persen
Brigjen Pol dr. Sumy Hastry Purwanti, Sp.FM DFM, dokter DNA Forensik perempuan pertama di Asia.--Istimewa
BACA JUGA:Teknisi AHASS Jakarta-Tangerang Tembus Juara Nasional, Bukti WMS Perkuat Standar Layanan Honda
Profil Singkat Brigjen Pol Sumy Hastry Purwanti
Nama: Sumy Hastry Purwanti
Lahir: 23 Agustus 1970
Pangkat: Brigadir Jenderal Polisi
Jabatan: Karodokpol Pusdokkes Polri
Pendidikan:
- S1 Profesi Dokter, Universitas Diponegoro (1997)
- Spesialis Forensik, Universitas Diponegoro (2005)
- S3 Doktor, Universitas Airlangga (2016)
- SEPA Polri Angkatan V (1998)
- SELAPA Polri Angkatan XLII (2010)
- Diklat PIM II (2015)
- PKN Tingkat I (2020)
Tanda jasa:
- Satyalancana Kesetiaan 8 Tahun
- Satyalancana Kebangkitan Sosial dalam Penanggulangan Tsunami dan Gempa
- Satyalancana Kesetiaan 16 Tahun
Di tengah perkembangan teknologi penegakan hukum, DNA forensik menunjukkan bagaimana sebuah jejak biologis yang nyaris tak terlihat dapat memiliki arti besar. Dari TKP hingga ruang sidang, pemeriksaan DNA menjadi salah satu cara untuk menghubungkan fakta ilmiah dengan proses pencarian kebenaran dan keadilan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
