Buku Sejarah Baru Versi Pemerintah Siap Terbit, Fadli Zon Bilang Belum Pernah Baca tapi Yakin Aman
Buku sejarah nasional baru siap terbit Agustus 2026. Fadli Zon pernah mengaku belum membaca isi buku saat proyek diluncurkan.-Foto: Antara-
Fadli menganggap penolakan itu biasa.
“Memang sempat ada polemik untuk menghentikan penulisan sejarah. Tapi itu wajar,” kata Fadli dalam siaran YouTube Kementerian Kebudayaan.
Ia juga menepis anggapan pemerintah ikut campur dalam isi buku. Menurut Fadli, kementeriannya hanya menjadi fasilitator bagi para sejarawan.
BACA JUGA:Lagu Mas Bahlil Ganteng Meledak di TikTok, Golkar Ketawa, Netizen Masih Ingat BBM Pernah Langka
Pernyataan paling menarik justru pernah ia lontarkan saat peluncuran awal proyek pada Desember 2025. Saat itu Fadli mengaku belum membaca isi buku sama sekali.
“Buku ini satu lembar pun belum pernah saya lihat. Jadi saya tidak bohong,” ujarnya.
Pengakuan itu menyisakan ironi kecil. Sebuah proyek sejarah nasional bernilai simbolik besar dipromosikan pejabat yang mengaku belum membuka halamannya. Mungkin memang begitu nasib sejarah. Kadang sudah dipuji sebelum selesai dibaca, kadang diperdebatkan bahkan sebelum diterbitkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
