Efek Serangan Berjamaah dan Seret Nama Jokowi, PSI Pilih Lepas Ade Armando
PSI terima mundurnya Ade Armando usai serangan masif, khawatir dampak meluas hingga partai dan menyeret nama Jokowi.-Foto: Antara-
“Saya adalah orang yang sudah kenyang dengan kontroversi dan sudah kenyang dengan laporan polisi. Tapi kali ini suasananya agak beda. Kayaknya untuk pertama kalinya, kasus saya dilaporkan dengan cara yang masif,” ujarnya.
Serangan di media sosial pun disebut makin brutal. Bukan cuma akun anonim, tapi juga melibatkan tokoh-tokoh besar yang punya pengaruh di ruang publik.
Kalau ditarik ke belakang, ini bukan sekadar cerita satu orang mundur dari partai. Ini soal bagaimana satu figur bisa jadi pintu masuk untuk menyeret nama partai, bahkan lingkar kekuasaan yang lebih luas.
Dan PSI, tampaknya, memilih satu langkah sederhana untuk meredam semuanya. Melepas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
