Iklan Internal Kiriman Naskah

Hasil Visum Keluar! Penyebab Kematian Eks Dosen UIN Malang, Yai Mim, Mengarah ke Asfiksia

Hasil Visum Keluar! Penyebab Kematian Eks Dosen UIN Malang, Yai Mim, Mengarah ke Asfiksia

yai mim meninggal dunia--Google

POSTINGNEWS.ID --- Kasateskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo, mengonfirmasi bahwa proses visum et repertum terhadap jenazah Imam Muslimin telah selesai dilakukan pada sore hari di RSSA Kota Malang. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis tersebut, dokter menyimpulkan adanya tanda-tanda kematian yang tidak wajar pada sistem pernapasan.

BACA JUGA:Panas! Sahara Laporkan Balik Yai Mim, Tuduhan Baru Soal Pelecehan

Apa Itu Asfiksia?

Dokter forensik menyebutkan bahwa penyebab kematian almarhum mengarah ke asfiksia. Secara medis, asfiksia adalah kondisi di mana tubuh mengalami kekurangan oksigen yang sangat parah akibat gangguan pernapasan.

"Dokter menyimpulkan tanda-tanda menonjol ke arah asfiksia," tegas AKP Rahmad Aji Prabowo saat memberikan keterangan kepada media.

BACA JUGA:Ini Silsilah Asli Yai Mim, Ternyata Masih Keturunan Walisongo

Kronologi Kejadian di Polresta

Peristiwa ini terasa sangat mengejutkan karena terjadi tepat saat Yai Mim hendak menjalani pemeriksaan di Polresta Malang Kota. Sedianya, almarhum dijadwalkan hadir pada siang hari dengan kapasitas sebagai pelapor dalam sebuah perkara di unit Resmob Satreskrim Polresta Malang Kota. Namun, sebelum pemeriksaan dimulai, beliau dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA:LBHAM Sebut Ketua RT Yang Usir Yai Mim Bisa Dipidana

Jenazah Dipulangkan ke Blitar

Setelah proses visum rampung sekitar waktu Magrib, jenazah Imam Muslimin langsung dibawa menuju kampung halamannya di Kabupaten Blitar. Keputusan pemakaman di Blitar ini merupakan permintaan langsung dari pihak keluarga almarhum.

"Habis Magrib selesai (visum), langsung dibawa ke Blitar untuk dimakamkan," pungkas AKP Rahmad Aji.

Kepergian Yai Mim tentu meninggalkan duka mendalam bagi rekan sejawat dan para mahasiswa di Malang maupun keluarga di Blitar. Semoga pihak berwenang dapat segera menuntaskan penyelidikan ini secara transparan ya, Sob.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share