Prabowo Santai Hadapi Isu Lengser, Impeachment Boleh Tapi Jangan Lewat Jalan Gelap
Prabowo tanggapi isu pemakzulan dengan santai, sebut impeachment sah asal lewat jalur konstitusi bukan gerakan di luar sistem.-Foto: Antara-
Pernyataan itu memicu reaksi. Salah satunya datang dari Hasan Nasbi yang menilai narasi tersebut berbahaya dan berpotensi memicu provokasi di tengah situasi global yang tidak stabil.
“Mereka itu mengakunya pejuang demokrasi, tapi enggak pernah mau paham apa esensi demokrasi,” kata Hasan.
Menurut Hasan, dorongan menjatuhkan pemerintah tanpa jalur konstitusional justru mencederai demokrasi itu sendiri. Ia menilai seruan tersebut lebih didorong emosi ketimbang argumentasi sistemik.
Di sisi lain, Saiful membantah tudingan makar. Ia menegaskan pernyataannya merupakan bentuk partisipasi politik yang sah dan disampaikan secara terbuka.
“Politiknya dalam acara itu terutama berkaitan dengan kinerja Presiden Prabowo,” kata Saiful.
Ia juga menekankan bahwa kritik tersebut harus dipahami sebagai aksi damai, bukan ajakan inkonstitusional. Baginya, partisipasi politik bisa hadir dalam berbagai bentuk selama ditujukan untuk kepentingan publik.
Di tengah tarik-menarik ini, satu hal jadi jelas. Prabowo membuka pintu impeachment secara konstitusional, tapi menutup rapat upaya menjatuhkan kekuasaan lewat jalan di luar sistem. Pertanyaannya, apakah kritik publik akan tetap berada di jalur konstitusi, atau justru bergerak ke arah yang lebih liar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
