Banner Ucapan Hari Raya Idul Fitri 2026

Program MBG Disaring, Prabowo Buka Opsi Penolakan

Program MBG Disaring, Prabowo Buka Opsi Penolakan

Prabowo ubah skema MBG jadi berbasis seleksi, sekolah dan orang tua kini bisa menolak program makan gratis tanpa paksaan-Foto: IG @presidenrepublikindonesia-

JAKARTA, PostingNews.id — Presiden Prabowo Subianto mulai mengutak-atik ulang program makan bergizi gratis yang selama ini digadang-gadang sebagai andalan. Di balik program yang sudah berjalan lebih dari setahun, muncul evaluasi soal distribusi hingga penerimaan di lapangan.

Hal itu mengemuka saat Prabowo menerima sejumlah tokoh di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu malam, 17 Maret 2026. Pertemuan tertutup yang berlangsung lebih dari enam jam itu membahas ulang arah kebijakan program MBG.

Kreator konten sekaligus pengusaha Mardigu Wowiek Prasantyo yang hadir dalam forum itu mengaku mendapat sudut pandang baru dari Prabowo terkait desain program tersebut.

Menurut dia, ke depan distribusi MBG tidak lagi bersifat menyeluruh, melainkan diseleksi. Hanya sekolah yang bersedia menerima program tersebut yang akan mendapatkan bantuan makanan.

“Jadi kalau sekolah atau orang tua murid sepakat tidak menerima, ya, nggak apa-apa, nggak ada paksaan gitu,” kata Mardigu kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 20 Maret 2026.

BACA JUGA:Pigai Siap Gaji Dipotong Sampai Nol Demi Efisiensi Negara

Ia menilai pendekatan ini justru bisa membuat program lebih tepat sasaran, terutama jika difokuskan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau 3T. Program yang sudah berjalan itu dinilai masih terbuka untuk disesuaikan dengan kondisi di lapangan.

Namun, persoalan lain muncul di aspek komunikasi publik. Mardigu menyebut penyampaian informasi dari pemerintah selama ini belum maksimal, sehingga pesan kebijakan kerap tidak sampai utuh ke masyarakat.

“Istilahnya tinggal komunikasikan ke publik saja bahwa ini bagus nih kalau penerimanya dipilih,” ujarnya.

Masukan serupa juga disampaikan tokoh lain yang hadir dalam pertemuan tersebut. Diskusi dipandu oleh Hasan Nasbi dan diikuti sejumlah nama seperti Najwa Shihab, Retno Pinasti, Muhammad Chatib Basri, Rizal Mallarangeng, serta Muhammad Faisal.

Dalam sesi tanya jawab, Prabowo juga mengungkap kondisi terbaru pelaksanaan program di lapangan. Dari puluhan ribu dapur MBG yang beroperasi, sebanyak 1.030 unit dihentikan sementara karena bermasalah.

BACA JUGA:GBK Siap Meledak! Erick Thohir Sidak Langsung Demi Harga Diri Timnas di FIFA Series 2026

Langkah itu disebut sebagai bagian dari evaluasi agar seluruh dapur memenuhi standar operasional yang ditetapkan.

Prabowo juga menegaskan dirinya tidak tinggal diam terhadap kritik yang muncul. Ia mengaku langsung melakukan pengecekan setiap kali program tersebut disorot.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share