Ucapan Hari Nyepi 1948

BBM Mahal Gegara Perang, Prabowo Dorong Pekerja se-RI WFH

BBM Mahal Gegara Perang, Prabowo Dorong Pekerja se-RI WFH

Harga minyak naik akibat perang, Prabowo dorong kebijakan WFH untuk hemat BBM, ASN dan swasta diminta ikut efisiensi energi nasional-Foto: IG @airlanggahartarto_official-

JAKARTA, PostingNews.id — Lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Amerika Serikat dan Israel melawan Iran mulai terasa sampai ke meja kebijakan dalam negeri. Presiden Prabowo Subianto menyiapkan langkah tak biasa, mendorong kebijakan kerja dari rumah atau work from home demi menekan konsumsi bahan bakar minyak.

Wacana itu muncul setelah rapat terbatas di Istana Kepresidenan Jakarta. Pemerintah menilai beban energi kian berat, sehingga perlu cara cepat untuk mengerem penggunaan BBM.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut efisiensi jadi kata kunci. Salah satu opsi yang disiapkan adalah mengurangi frekuensi kerja di kantor.

“Perlu efisiensi daripada waktu kerja di mana akan dibuka fleksibilitas untuk work from home,” kata Airlangga di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 19 Maret 2026.

Skema yang sedang dirancang, pegawai cukup masuk kantor beberapa hari, sementara satu hari dalam sepekan dialihkan ke kerja dari rumah. Target utamanya aparatur sipil negara, baik di pusat maupun daerah.

BACA JUGA:Ngobrol Sampai Dini Hari di Hambalang, Prabowo Kumpulkan Jurnalis dan Pengamat

Namun pemerintah tak berhenti di situ. Dunia usaha juga diharapkan ikut menyesuaikan langkah yang sama. “Ini diharapkan tidak hanya untuk ASN, tetapi juga swasta dan pemda-pemda,” ujar Airlangga.

Rencana ini masih digodok dan belum dipastikan kapan mulai berlaku. Pemerintah memberi sinyal aturan baru akan diumumkan setelah libur Lebaran. “Pascalebaran, tapi nanti kami akan tentukan kapan waktunya,” kata Airlangga.

Kebijakan ini tidak bersifat sementara. Pemerintah membuka kemungkinan WFH terus diperpanjang selama harga minyak dunia masih tidak stabil akibat konflik geopolitik. “Nanti kita lihat situasinya. Situasi harga minyak, situasi perang. Jadi kita ikuti situasi yang berkembang,” ujarnya.

Sebelumnya, Prabowo sudah lebih dulu mengingatkan pentingnya langkah penghematan energi. Dalam sidang kabinet di Jakarta Pusat, Jumat, 13 Maret 2026, ia menilai Indonesia harus bersikap cepat menghadapi dampak perang yang mendorong harga minyak naik. “Dalam arti kita harus melakukan penghematan konsumsi BBM,” kata Prabowo.

Kebijakan WFH ini jadi sinyal bahwa tekanan global kini langsung merembet ke kebijakan domestik. Dari konflik di Timur Tengah, dampaknya sampai ke meja kerja pegawai di Indonesia. Pertanyaannya, ini solusi jangka pendek, atau tanda bahwa krisis energi mulai mengetuk pintu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share