Satu Tahun Kepemimpinan, Pramono–Rano Akui 3 Krisis Ini Belum Bisa Teratasi
Pramono Anung dan Rano Karno 1200-Tempo.co-https://statik.tempo.co/data/2024/10/27/id_1348554/1348554_720.jpg
Di sektor transportasi, pemerintah daerah menyiapkan langkah untuk mengurangi kemacetan melalui penambahan armada serta pembukaan jalur transportasi umum baru.
Upaya itu juga dilakukan dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah penyangga Jakarta melalui pengembangan layanan Transjabodetabek.
Rano menilai kepadatan lalu lintas paling terasa pada jam sibuk pagi dan sore hari. Karena itu, penguatan transportasi publik dipandang menjadi strategi utama untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi.
BACA JUGA:Pemprov DKI Soroti Pergeseran Jam Kemacetan selama Ramadhan 2026
“Itulah makanya kenapa Pak Gub menyarankan akan mungkin menambah jalur. Yang kita tambah adalah armada dan jalur, kita bekerja sama dengan pemerintah daerah sekitar,” kata dia.
Adapun dalam penanganan kemiskinan, Pemprov DKI Jakarta menjalankan kebijakan transportasi gratis bagi 15 kelompok masyarakat tertentu. Program tersebut disebut sebagai bentuk perlindungan sosial meski membutuhkan dukungan subsidi yang besar dari anggaran daerah.
“Namun sesungguhnya, Pemerintah Jakarta mengeluarkan subsidi cukup besar. Itu adalah kecintaan Jakarta kepada warganya,” ungkap Rano.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memaparkan sejumlah capaian selama satu tahun pemerintahan berjalan. Ia menyebut posisi Jakarta dalam peringkat global mengalami peningkatan, disertai pertumbuhan ekonomi daerah yang diklaim melampaui rata-rata nasional.
Pemerintah provinsi, kata Pramono, juga berkomitmen mempertahankan berbagai program bantuan pendidikan dan sosial yang telah berjalan. Selain itu, pembangunan ruang terbuka hijau dan fasilitas publik tetap dilanjutkan, termasuk pengembangan kawasan seni dan budaya di Taman Ismail Marzuki.
Pramono menegaskan masa kerja mereka masih menyisakan banyak agenda yang harus dituntaskan. Pemerintah daerah, menurut dia, akan terus melanjutkan pembangunan kota dengan fokus pada kenyamanan dan kemudahan hidup warga.
“Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan. Kami akan terus membangun Jakarta agar lebih aman, nyaman, dan mudah bagi warganya,” kata politikus PDI Perjuangan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News