IHSG Ambruk hingga Trading Halt, Menkeu Tegaskan Ini Bukan Krisis
Menkeu Purbaya.-Foto: Antara-
Saham-saham berkapitalisasi besar yang masuk indeks LQ45 umumnya dinilai lebih aman karena likuiditasnya tinggi dan didukung kinerja perusahaan yang kuat. Sebaliknya, investor diminta menghindari saham-saham spekulatif yang rawan anjlok.
Purbaya mengingatkan agar pelaku pasar tidak tergoda saham gorengan yang pergerakannya tidak mencerminkan kinerja perusahaan.
Saham jenis ini biasanya melonjak tajam dalam waktu singkat tanpa dasar fundamental yang jelas, lalu jatuh drastis ketika sentimen berubah. Kondisi tersebut dinilai sangat berisiko, terutama bagi investor ritel.
“Kalau yang jatuh bursa saham-saham gorengan,” kata dia.
Dengan kondisi saat ini, pemerintah berharap investor tetap tenang dan menilai pasar secara rasional. Fluktuasi yang terjadi diyakini hanya bersifat sementara dan tidak mencerminkan kekuatan ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News