Tangerang Dikepung Banjir, Andra Soni 'Warning' Pejabat Soal Ego Sektoral: Jangan Korbankan Rakyat!

 Tangerang Dikepung Banjir, Andra Soni 'Warning' Pejabat Soal Ego Sektoral: Jangan Korbankan Rakyat!

Andra Soni Gubernur Banten--@andrasoni12

POSTINGNEWS.ID  – Gubernur Banten, Andra Soni, bereaksi keras saat meninjau langsung lokasi banjir yang merendam sejumlah titik di wilayah Tangerang Raya pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Mengenakan jaket taktis, orang nomor satu di Banten ini nekat menyisir genangan air menggunakan perahu karet di Kecamatan Periuk guna memastikan kondisi warga yang terjebak di rumah masing-masing.

Kehadirannya di tengah kepungan air ini bukan sekadar seremoni, melainkan instruksi tegas agar pelayanan di pengungsian diberikan secara maksimal tanpa alasan birokrasi yang berbelit.

BACA JUGA: Indonesia Siaga! Banjir Terjang 3 Provinsi, 2 Warga Tewas dan Jakarta Barat Terendam 1 Meter

Fokus Kelayakan Dapur Umum

Di posko pengungsian Kantor Kecamatan Periuk, Andra Soni langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke area dapur umum bersama jajaran Pemkot Tangerang.

Ia memastikan bahwa logistik bagi warga terdampak tidak hanya sekadar ada, tapi juga harus memenuhi standar kesehatan dan kebersihan yang layak konsumsi.

"Alhamdulillah, pengelolaan dapur umum berjalan baik. Makanannya layak dan higienis," ujar Andra usai mencicipi langsung hidangan untuk pengungsi.

Apresiasi tinggi pun diberikan kepada relawan Tagana dan Dinas Sosial yang telah berjaga 24 jam penuh demi melayani kebutuhan primer masyarakat di pengungsian.

BACA JUGA:Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan Akibat Banjir, Ini Lokasi yang Terdampak

Sentilan Keras Soal Ego Sektoral

Usai dari Kota Tangerang, Andra Soni bergerak cepat menuju Kecamatan Pasar Kemis untuk bertemu dengan Bupati Tangerang guna membahas solusi jangka panjang.

Dalam pertemuan di lapangan tersebut, Gubernur Banten memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran pejabat pemerintah daerah untuk membuang jauh-jauh ego sektoral.

Menurutnya, banjir yang melanda Tangerang Raya tidak akan pernah tuntas jika setiap wilayah hanya memikirkan ego masing-masing tanpa ada integrasi sistem mitigasi yang jelas.

"Penanganan banjir tidak boleh parsial. Ego sektoral harus dibuang demi keselamatan masyarakat luas," tegas Andra Soni dengan nada bicara yang serius.

BACA JUGA:Jakarta Dikepung Banjir, Warga Diminta Pantau Genangan Lewat 5 Situs Resmi Ini

Evaluasi Izin Tata Ruang dan BBWS

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait