Geger! Bayi Perempuan 4 Bulan Ditemukan Mengapung di Empang Tajurhalang

Geger! Bayi Perempuan 4 Bulan Ditemukan Mengapung di Empang Tajurhalang

Penemuan mayat bayi perempuan di empang Tajurhalang.--Foto: Istimewa.

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Sesosok jasad bayi perempuan ditemukan mengapung di sebuah empang di wilayah Tajurhalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu pagi. Bayi tersebut diduga masih berusia beberapa bulan saat ditemukan dalam kondisi tak bernyawa.

Kapolsek Tajurhalang, Iptu Raden Suwito, membenarkan penemuan itu. Ia menyebutkan laporan diterima aparat sekitar pukul 09.00 WIB dari warga yang melihat benda mencurigakan di kolam dekat permukiman.

"Betul, jasad bayi ditemukan di empang, di kolam empang, di sekitar permukiman. Jenis kelamin perempuan, usianya diperkirakan antara 4,5 bulan sampai 7 bulan," kata Suwito saat dikonfirmasi.

Saat ditemukan, jasad bayi masih mengenakan pakaian. Bayi tersebut terlihat memakai kaus dan popok. Di sekitar lokasi, warga juga menemukan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan korban.

"Jadi jasad bayi itu ditemukan masih lengkap ya, dalam artian memakai diaper, pakai kaus. Kemudian, sekitar TKP ada baju bayi, ada botol susu," ujar Suwito.

BACA JUGA:Terjebak Api Saat Terlelap, Lansia di Pamekasan Meninggal Dunia

Proses evakuasi jasad bayi sempat terekam kamera warga dan beredar luas di media sosial. Dalam rekaman tersebut terlihat sejumlah warga, sebagian besar perempuan, turun langsung ke empang untuk mengangkat jasad bayi.

Kedalaman empang diperkirakan setinggi paha orang dewasa. Lokasi penemuan berada tidak jauh dari permukiman warga, sehingga peristiwa itu dengan cepat mengundang perhatian masyarakat sekitar.

Hingga kini, polisi belum mengungkap penyebab kematian bayi perempuan tersebut. Aparat masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan apakah terdapat unsur kekerasan atau dugaan lain di balik peristiwa itu.

"Jasad bayi sudah dibawa ke RS Polri Kramatjati Jakarta untuk diautopsi," kata Suwito.

Polisi masih melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas orang tua bayi serta kronologi lengkap kejadian. Warga di sekitar lokasi juga dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share