Pria Tewas Dibacok saat Tidur di Bantul Ternyata Anggota Brigade Joxzin
Anggota Brigade Joxzin tewas dibunuh saat tidur.--Foto: Istimewa.
Organisasi tersebut berharap pengungkapan segera dilakukan guna mencegah munculnya spekulasi di masyarakat.
"Makanya kita memohon kepada Polres Bantul untuk segera melakukan pengungkapan terhadap para terduga pelaku agar tidak ada gejolak di lapangan untuk saling menuduh siapa terduga pelaku," ujar Novweni.
"Kami keluarga besar Brigade Joxzin mendesak kepada Polres Bantul untuk segera bertindak dan melakukan penangkapan terhadap pelaku pembunuhan tersebut dalam waktu 2x24 jam terhitung sejak surat ini kami kirimkan," sambungnya.
Dugaan Motif Dendam Menguat
Dari komunikasi awal dengan penyidik, tidak ditemukan barang milik korban yang hilang. Kondisi itu memunculkan dugaan bahwa motif kejahatan bukan perampokan.
"Memang tadi disampaikan juga dari pihak Polres bahwa tidak ada benda-benda yang hilang. Jadi kami menduga peristiwa tersebut terjadi karena ada unsur dendam yang sudah lama," kata dia.
BACA JUGA:Viral Video Anak Tukang Ojek Lansia di Sumbawa, Minta Bantuan Hotman Paris Usai Ayah Jadi Tersangka
Pihak organisasi juga mengungkap informasi bahwa korban sebelumnya sempat terlibat saling tantang dengan kelompok lain. Informasi tersebut diperoleh dari rekan-rekan korban di wilayah setempat.
"Dari keterangan teman-teman Joxzin se-daerah, informasinya sempat ada tantang-tantangan perkelahian dengan kelompok lain," kata Novweni.
Ia mengaku tidak mengetahui identitas kelompok tersebut. Peristiwa saling tantang itu disebut terjadi beberapa pekan sebelum insiden pembacokan.
"Beberapa pekan kemarin kok itu yang tantang-tantangan itu, lalu selang beberapa pekan terjadi kejadian itu," ujarnya.
Meski demikian, pihaknya menegaskan tidak ingin berspekulasi mengenai pelaku.
"Tapi kita tidak bisa menduga pelaku dari ormas atau sebagainya karena semua diserahkan ke polisi dan polisi baru mendalaminya," ucapnya.
Novweni juga menyebut korban tidak pernah tercatat memiliki konflik internal selama menjadi anggota organisasi.
"Kalau di anggota Joxzin belum pernah bermasalah, baik dengan anggota sendiri dan kelompok lain," katanya.
Polisi Periksa Rekan Korban
Polisi menyatakan telah memeriksa sejumlah saksi dari lingkaran terdekat korban. Pemeriksaan masih terus berlangsung untuk mengurai kronologi kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News