Pria Tewas Dibacok saat Tidur di Bantul Ternyata Anggota Brigade Joxzin
Anggota Brigade Joxzin tewas dibunuh saat tidur.--Foto: Istimewa.
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kematian seorang pria akibat serangan senjata tajam di rumahnya di kawasan Kaliurang, Argomulyo, Sedayu, Bantul, mulai menemukan sejumlah fakta baru. Korban diketahui bernama Kitin Yoga Tama Rustamaji atau YTR, 36 tahun.
Ia tewas setelah diserang saat sedang tidur bersama istri dan anaknya. Peristiwa itu terjadi pada Rabu pagi dan hingga kini masih dalam penyelidikan kepolisian.
Penyerangan berlangsung sekitar pukul 05.30 WIB di ruang tengah rumah korban. Saat itu korban sedang beristirahat bersama keluarganya. Dua orang pelaku yang mengenakan penutup wajah masuk ke rumah dan langsung menyerang menggunakan parang.
Setelah melukai korban, pelaku segera meninggalkan lokasi. Anak korban yang masih berusia lima tahun tidak mengalami luka. Sementara istri korban terluka setelah berusaha menangkis serangan.
Korban Ternyata Anggota Brigade Joxzin
Informasi yang terungkap kemudian menunjukkan korban merupakan anggota organisasi masyarakat Brigade Joxzin. Keterangan tersebut disampaikan oleh perwakilan tim hukum organisasi saat mendatangi Polres Bantul beberapa hari setelah kejadian.
BACA JUGA:Roti Berjamur hingga Lauk Basi, 47 SPPG Program MBG Dihentikan Sementara
Menurut Anggota Tim Hukum dan HAM Brigade Joxzin, Mohamad Novweni, korban telah lama tergabung dalam organisasi tersebut.
"Korban memang tergabung dan menjadi anggota Joxzin sejak tahun 2019. Sudah ber-KTA Joxzin," kata Novweni saat ditemui wartawan di Polres Bantul, Jumat 27 Februari 2026.
Dalam keseharian, korban dikenal sebagai wiraswasta yang menjalankan usaha ternak ayam jago. Ia memelihara anak ayam hingga siap dibesarkan.
"Almarhum itu wiraswasta, dia melihara ayam jago. Jadi dia memelihara anakan ayam jago lalu membesarkannya," katanya.
Brigade Joxzin Datangi Polres Bantul
Sehari setelah fakta keanggotaan korban terungkap, rombongan Brigade Joxzin mendatangi Polres Bantul. Mereka datang mengenakan pakaian hitam bertuliskan Joxzin berwarna hijau. Sejumlah perwakilan diterima langsung oleh Kapolres Bantul dalam audiensi.
Novweni mengatakan pihaknya menyerahkan surat terbuka untuk mendorong percepatan pengungkapan kasus. Kepolisian, kata dia, telah menjelaskan langkah penyelidikan yang dilakukan bersama jajaran Polda.
BACA JUGA:Pembunuh Gajah Sumatera Tanpa Kepala Ditangkap, Polisi Sita Senjata Api dan Gading
"Nah, teman-teman hari ini menyampaikan surat terbuka kepada Kapolres. Tadi dari Polres juga sudah menyampaikan upaya-upaya yang sudah dilakukan dari Polres bekerja sama dengan Polda, yang mana kasus ini sudah menjadi atensi untuk pengungkapan agar bisa lebih cepat terungkap, seperti itu," kata Novweni.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News