Pengguna HP Lawas Wajib Waspada! WhatsApp Bakal Tidak Bisa Digunakan di 17 Ponsel Ini Mulai September 2026, Anda Termasuk?
Pengguna HP Lawas Wajib Waspada! WhatsApp Bakal Tidak Bisa Digunakan di 17 Ponsel Ini Mulai September 2026, Nomor Anda Termasuk?-ilustrasi-Istimewa
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Mulai 8 September 2026, WhatsApp hanya akan mendukung perangkat Android yang menjalankan sistem operasi minimal Android 6.0 Marshmallow.
Artinya, seluruh ponsel yang masih bertahan pada Android 5.1, Android 5.0, maupun versi yang lebih rendah akan kehilangan dukungan resmi dari aplikasi tersebut.
Perubahan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan keamanan pengguna serta memastikan aplikasi dapat menjalankan berbagai fitur terbaru dengan lebih optimal.
BACA JUGA:Sinopsis The Walking Dead di Netflix: Kisah Bertahan Hidup Terbaik di Tengah Kiamat Zombie
WhatsApp menilai perangkat lama sudah tidak mampu mengikuti perkembangan teknologi dan standar keamanan yang terus diperbarui dari waktu ke waktu.
Selain perangkat Android, pengguna iPhone dengan sistem operasi yang tidak memenuhi persyaratan minimum juga telah terdampak kebijakan serupa.
WhatsApp saat ini mensyaratkan penggunaan iOS 15.1 atau versi yang lebih tinggi agar aplikasi tetap dapat digunakan secara normal.
Akibatnya, perangkat yang sudah mentok pada versi iOS lama tidak akan dapat menjalankan layanan WhatsApp secara resmi.
BACA JUGA:Tips Memulai Olahraga untuk Pemula agar Tetap Konsisten, Anti Mageran!
Kebijakan penghentian dukungan ini tidak dilakukan tanpa alasan karena WhatsApp ingin menjaga stabilitas aplikasi untuk miliaran pengguna di seluruh dunia.
Perangkat lama umumnya tidak lagi menerima pembaruan keamanan dari produsen sehingga lebih rentan terhadap berbagai risiko keamanan digital.
Selain itu, fitur-fitur baru yang terus dikembangkan membutuhkan kemampuan perangkat dan sistem operasi yang lebih modern.
Berikut daftar 17 ponsel yang disebut tidak lagi dapat menggunakan WhatsApp karena keterbatasan sistem operasi yang dimiliki:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

