Investasi Rp 188 Triliun Masuk Singapura, 15.700 Lapangan Kerja Dibuka

Investasi Rp 188 Triliun Masuk Singapura, 15.700 Lapangan Kerja Dibuka

Ilustrasi.--Foto: Istimewa.

Untuk menjaga daya saing tenaga kerja lokal, berbagai program pengembangan keterampilan terus digencarkan. Fokus pelatihan diarahkan pada kemampuan digital, termasuk penerapan kecerdasan buatan, keamanan siber, dan komputasi awan. Program ini dijalankan bersama perusahaan teknologi dan mitra industri.

Lembaga tersebut juga bekerja sama dengan perguruan tinggi untuk menyiapkan talenta riset dan pengembangan. Pembinaan dilakukan melalui program pascasarjana industri yang menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan sektor usaha.

Di sisi pengembangan kepemimpinan, jumlah peserta program jaringan pemimpin global pada 2025 meningkat menjadi 65 orang. Angka ini naik dibandingkan 60 peserta pada tahun sebelumnya.

BACA JUGA:Sistem Kesejahteraan DTKS 2026: Penjelasan Desil 1–4 dan Manfaatnya

Program selama sembilan bulan ini menyasar pemimpin tingkat menengah hingga senior dengan penekanan pada manajemen umum dan kepemimpinan global.

Program tersebut juga diperluas dengan inisiatif dukungan transisi luar negeri serta pembentukan kelompok minat industri. Tujuannya memperkuat ekosistem pembinaan calon pemimpin perusahaan.

Dalam kerangka pengembangan pemimpin bisnis global, kemitraan dijalin dengan perusahaan multinasional dari berbagai sektor, seperti kedirgantaraan, energi dan kimia, teknik presisi, logistik, serta industri barang konsumsi. Pada 2025, para peserta program ditempatkan di sejumlah negara, antara lain China, Indonesia, Latvia, Belanda, dan Amerika Serikat.

Ke depan, Singapura tetap membidik investasi di sektor-sektor berorientasi masa depan. Bidang yang menjadi sasaran antara lain kecerdasan buatan, pengobatan presisi, ekonomi hijau, serta pengembangan perangkat keras dan mobilitas generasi berikutnya.

“EDB akan terus bekerja sama dengan perusahaan, mitra industri, dan Pemerintah untuk mempersiapkan serta meningkatkan keterampilan warga Singapura agar berada pada posisi yang tepat dalam menghadapi peluang-peluang baru ini,” tutup Loy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait