Datang Bersama Orang Tua, Fuji Sambangi Polres Jaksel Usut Kasus Penggelapan Dana yang Bikin Geger!

Datang Bersama Orang Tua, Fuji Sambangi Polres Jaksel Usut Kasus Penggelapan Dana yang Bikin Geger!

Fuji-@lambe_turah-Instagram

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Selebgram terkenal Fuji kembali menjadi sorotan publik setelah kasus hukum yang membelitnya kembali mencuat kuat di media massa.

Kabar ini bermula saat Fuji mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan untuk menindaklanjuti laporan dugaan penggelapan dana yang dilakukan oleh staf admin media sosialnya yang ia laporkan ke polisi sejak tahun lalu.

Kedatangan Fuji bersama keluarga dan kuasa hukumnya bukan sekadar unjuk muka, tetapi menunjukkan tekadnya untuk mencari kejelasan serta keadilan agar dana miliknya yang diduga digelapkan bisa dikembalikan. 

Pada Jumat, 23 Januari 2026, Fuji hadir di Polres Metro Jakarta Selatan didampingi pengacara serta kedua orang tuanya untuk mengusut lebih lanjut kasus dugaan penggelapan dana yang berasal dari endorse dan kerja sama brand lewat adminnya sendiri tanpa sepengetahuan dia sebagai pemilik akun. 

BACA JUGA:Sahabat Ungkap Lula Lahfah Jalani Prosedur Kolonoskopi sebelum Ditemukan Meninggal. Apa Itu?

Kuasa hukum Fuji menegaskan bahwa kedatangan mereka merupakan bentuk keseriusan pihaknya dalam menanyakan perkembangan terkini serta kelengkapan bukti dan saksi kepada penyidik kepolisian agar proses hukum bisa berjalan lebih lancar. 

Dalam laporan itu, Fuji mengklaim bahwa dana yang diduga digelapkan mencapai jumlah yang cukup besar sehingga merugikan secara materiil dan psikologis dirinya sebagai kreator konten serta pebisnis sosial media. 

Proses penyelidikan terkait kasus tersebut kini telah dinaikkan statusnya dari sekadar penyelidikan ke penyidikan resmi oleh penyidik, menandakan langkah hukum yang lebih serius terhadap kasus yang menyeret oknum admin ini. 

Selain itu, Fuji juga secara terbuka mengungkapkan bahwa pengalaman pahit ini memberikan dampak psikologis yang berat, sehingga ia mengakui sempat merasa curiga terhadap orang yang baru dikenal sertapen mengalami gangguan kecemasan saat berada di area dekat rumah karena trauma akibat pengkhianatan. 

BACA JUGA:Hati-Hati! Aliran Air Hujan ke Tetangga Bisa Berujung Gugatan Hukum

Ia mengatakan bahwa kejadian ini membuatnya kesulitan mempercayai orang lain sepenuhnya karena merasa telah dikhianati oleh orang yang awalnya dipercaya bekerja di dekatnya sendiri. 

Disamping itu, hingga saat ini belum ada komunikasi yang baik atau itikad dari pihak yang dilaporkan untuk mengembalikan dana yang diduga digelapkan, sehingga membuat Fuji semakin kuat dalam memperjuangkan haknya melalui jalur hukum. 

Hal ini pula yang membuat Fuji berharap proses hukum semakin cepat selesai dan pelaku bisa mendapatkan sanksi yang setimpal dengan perbuatannya sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. 

Kejadian tindakan hukum yang dilakukan Fuji terhadap admin media sosialnya bukanlah pengalaman pertama yang membuatnya merasa tertipu atau dikhianati oleh orang terdekat saat bekerja, sehingga dampaknya secara mental turut terasa signifikan dalam kehidupan sehari-harinya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Share

Berita Terkait