Cha Eun-woo Terseret Kasus Pajak Rp230 Miliar, Diduga Gunakan Skema Perusahaan Keluarga
Karier Terancam, Cha Eun-woo Terseret Kasus Dugaan Penggelapan Pajak Ratusan Miliar Saat Jalani Wajib Militer!-@duniakorea-Instagram
POSTINGNEWS.ID - Kabar mengejutkan datang dari bintang papan atas Korea Selatan, Cha Eun-woo. Personel grup ASTRO yang juga aktor kenamaan ini dilaporkan tengah menghadapi masalah hukum serius terkait dugaan penggelapan pajak dengan nilai yang fantastis, yakni mencapai lebih dari 20 miliar won atau setara Rp230 miliar.
Kasus ini mencuat setelah Dinas Pajak Nasional Korea Selatan (NTS) melakukan audit intensif terhadap struktur pendapatan sang artis. Isu ini langsung menjadi sorotan global, mengingat citra Cha Eun-woo yang selama ini dikenal bersih dan jauh dari kontroversi.
Modus Operandi: Dugaan "Paper Company"
Berdasarkan laporan audit NTS, permasalahan pajak ini berakar dari skema pengalihan penghasilan yang dinilai tidak wajar. Cha Eun-woo diduga mengalihkan sebagian besar pendapatannya melalui sebuah perusahaan yang didirikan oleh ibunya. Perusahaan tersebut kemudian menandatangani kontrak layanan dengan agensi utamanya, Fantagio.
Pihak otoritas pajak menduga perusahaan keluarga tersebut hanyalah sebuah "paper company" atau perusahaan cangkang yang tidak menjalankan aktivitas bisnis nyata. Dengan skema ini, tarif pajak yang dikenakan adalah tarif pajak korporat yang jauh lebih rendah dibandingkan jika pendapatan tersebut masuk sebagai pajak penghasilan pribadi Cha Eun-woo.
Tak hanya itu, penyelidikan juga mengungkap bahwa alamat perusahaan ibu Cha Eun-woo—yang kini berganti nama menjadi The Annie—sempat dipindahkan ke lokasi restoran belut milik keluarganya di Ganghwado. Langkah ini dicurigai sebagai upaya untuk menghindari audit dan memanipulasi beban pajak.
BACA JUGA:Drakor Sejarah Rasa Fantasi, To My Beloved Thief Tampilkan Tabib Wanita yang Melawan Ketidakadilan!
Reaksi Brand dan Dampak Karier
Kontroversi ini memberikan dampak instan pada kerja sama profesional Cha Eun-woo. Sejumlah merek besar yang menjadikannya brand ambassador, termasuk Shinhan Bank, dilaporkan mulai menarik atau menyembunyikan konten kampanye yang menampilkan wajah sang aktor dari media sosial resmi mereka. Langkah ini diambil guna memitigasi risiko citra di tengah sensitivitas publik Korea terhadap isu pajak.
Kasus ini kian pelik karena mencuat saat Cha Eun-woo tengah menjalani masa wajib militer. Publik pun berspekulasi mengenai nasib kariernya setelah selesai bertugas nanti, mengingat Korea Selatan sangat ketat terhadap figur publik yang tersandung masalah integritas keuangan.
Tanggapan Agensi Fantagio
Menanggapi isu yang berkembang, Fantagio selaku agensi resmi meminta publik untuk tetap tenang dan tidak menarik kesimpulan prematur. Mereka menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan final dari otoritas berwenang.
"Semua persoalan masih dalam proses hukum yang sah. Kami akan terus aktif memberikan klarifikasi sesuai prosedur yang berlaku," tulis pernyataan resmi Fantagio. Tim hukum Cha Eun-woo juga dikabarkan telah mengajukan permohonan pre-assessment review untuk menantang hasil audit awal dari NTS.
Kini, para penggemar dan pelaku industri hiburan masih menunggu hasil akhir dari proses hukum ini. Apakah sang "Face Genius" mampu membuktikan kebersihannya, atau justru harus menanggung beban denda yang luar biasa besar?
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News