Buntu! Sidang Mediasi Ressa Rizky Rossano Gagal, Denada Tolak Bayar Rp7 Miliar dalam Gugatan Pengakuan Anak Gegara Hal ini
Sidang Mediasi Buntu, Denada Tolak Bayar Rp7 Miliar dalam Gugatan Pengakuan Anak yang Seret Namanya!-@lambe_turah-Instagram
JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Kisruh hubungan antara penyanyi Denada dengan Ressa Rizky Rossano kini menjadi sorotan publik setelah sidang mediasi tidak mencapai kesepakatan.
Ressa Rizky Rossano, seorang pria asal Banyuwangi, mengklaim bahwa Denada adalah ibu biologisnya dan menuntut sejumlah hak yang dinilai selama ini telah ia kehilangan.
Dalam gugatan yang ia ajukan sejak November 2025 tersebut, Ressa menuntut pengakuan status dirinya sebagai anak kandung Denada sekaligus meminta ganti rugi yang nilainya mencapai tujuh miliar rupiah atas dugaan penelantaran dan luka batin yang ia rasakan.
BACA JUGA:Ancaman Hujan Lebat Berlanjut, BMKG Catat Aktivitas Atmosfer Menguat di Jabodetabek
Pada hari Kamis tanggal lima belas Januari dua ribu dua puluh enam, sidang mediasi digelar di Pengadilan Negeri Banyuwangi di mana pihak Denada diwakili oleh kuasa hukumnya karena Denada sendiri tidak bisa hadir secara langsung karena sedang menjalani syuting pekerjaan.
Kuasa hukum Denada menyatakan secara tegas bahwa Denada menolak tuntutan ganti rugi sebesar tujuh miliar rupiah yang diminta oleh Ressa Rizky dalam gugatan yang ia ajukan tersebut.
Penolakan itu secara otomatis membuat jalannya mediasi berakhir tanpa kesepakatan, sehingga kedua pihak kini harus menunggu proses hukum lanjutan untuk memperdebatkan bukti dan klaim masing-masing.
Selain menolak ganti rugi, Denada juga belum mau mengakui Ressa sebagai anak biologisnya seperti yang dituntut dalam gugatan tersebut, yang sebelumnya menjadi alasan utama Ressa membawa masalah ini ke pengadilan.
BACA JUGA:Bentuk Kuping Roby Tremonti Disorot saat Diwawancara, Begini Analisisnya dalam Tradisi Tiongkok
Sementara itu, Ressa Rizky Rossano memberikan pernyataan kepada media bahwa ia tidak ingin kasus itu hanya menjadi bahan sensasi publik semata, melainkan merupakan langkah serius untuk mendapatkan pengakuan resmi atas status dirinya selama ini yang menurutnya sudah jelas secara biologis.
Ia membantah keras tudingan bahwa langkah hukum yang ditempuhnya merupakan aksi untuk mencari popularitas (pansos) atau ingin memanfaatkan nama besar Denada demi keuntungan dirinya sendiri di dunia hiburan atau media.
Menurut Ressa, tekanan batin yang dialaminya selama dua puluh empat tahun tanpa pengakuan dari keluarga yang ia klaim membuat beban psikologis yang cukup berat dan pada akhirnya menyebabkan ia memutuskan untuk menggugat secara hukum demi mendapatkan kepastian.
Ia berharap bahwa melalui jalur hukum ini nanti akan ada titik terang mengenai kebenaran yang selama ini dipertanyakan, sekaligus menjadi penutup luka dan pertanyaan yang terus menghantui kehidupannya sejak kecil.
BACA JUGA:Bentuk Kuping Roby Tremonti Disorot saat Diwawancara, Begini Analisisnya dalam Tradisi Tiongkok
Kasus ini kini mencuri perhatian banyak publik karena melibatkan seorang artis yang dikenal luas oleh masyarakat serta isu mengenai pengakuan keluarga dan tanggung jawab moral.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News