Ingat! Mulai Hari Ini, Harga 3 BBM Non Subsidi Milik Pertamina Kembali Naik, Irto Ginting: Masih Paling Kompetitif, Kok!

Kamis 04-08-2022,02:58 WIB
Reporter : Kelvin Deprian
Editor : T. Sucipto


Penyesuaian Harga Ini dilakukan Karena Harga BBM Non subsidi fluktuatif mengikuti perkembangan industri minyak dan gas|Illustrasi Logo Pertamina

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pertamina Patra Niaga melakukan perubahan penyesuaian harga untuk tiga produk bahan bakar khusus (BBK) yang merupakan BBM non subsidi, yaitu Pertamax Turbo, Pertamina Dex, dan Dexlite.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting mengatakan penyesuaian harga ini kembali dilakukan karena harga BBM Non subsidi harganya fluktuatif mengikuti perkembangan terkini dari industri minyak dan gas, terutama harga minyak dunia atau ICP.

"Tercatat, harga rata-rata ICP per Juli di angka 106.73 USD/barel, masih lebih tinggi sekitar 24% dari harga ICP pada Januari 2022. Harga ICP ini memang sangat fluktuatif, namun harganya masih cukup tinggi," ujar Irto dalam keterangan tertulis, Rabu 3 Agustus 2022.

Harga Pertamax Turbo (RON 98) menjadi Rp 17.900, Pertamina Dex (CN 53) menjadi Rp 18.900, dan Dexlite (CN 51) menjadi 17.800 per liter untuk wilayah DKI Jakarta atau daerah dengan besaran pajak bahan bakar kendaraan bermotor (PBBKB) 5%. Harga ini berlaku mulai, Rabu 3 Agustus 2022.

BACA JUGA:Tarif Masuk TNK dan Pulau Padar Naik, Ini Penjelasan Gubernur Viktor Laiskodat

BACA JUGA:Keluarga Brigadir Yosua Minta TNI Dilibatkan, Ini Tanggapan LPSK

Masih menurut Irto, penyesuaian harga ini dikatakan sudah sesuai dengan regulasi Kepmen ESDM No. 62/K/12/MEM/2020 tentang formulasi harga jenis bahan bakar umum (JBU).

+++++

Pertamax Turbo dan Dex Series ini juga masih paling kompetitif jika dibandingkan dengan produk dengan kualitas setara.

Di sisi lain, Irto mengungkapkan bahwa Pertamax dan BBM subsidi, yakni Pertalite dan Solar tidak mengalami perubahan harga.

BACA JUGA:Muncul Sosok Bripka Ricky, Ajudan Ferdy Sambo Lainnya yang Bisa Jadi Saksi Kunci Tewasnya Brigadir J?

BACA JUGA:Minta Mabes Polri Hentikan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Istri Ferdy Sambo, Kamaruddin: Hanya Pengalihan Isu

Pertamax Turbo dan Dex Series ini juga masih paling kompetitif jika dibandingkan dengan produk dengan kualitas setara.

Selain itu, Irto dan pihaknya juga telah memastikan harga ini telah mempertimbangkan aspek menjaga daya beli masyarakat, porsi Pertamax Turbo dan Dex Series yang hanya sekitar 5% dari total konsumsi nasional tidak akan terlalu berpengaruh terhadap harga komoditas ataupun sektor transportasi.

Kategori :