Dari pengungkapan tersebut, aparat mengamankan 1.214 tersangka serta menyita berbagai jenis barang bukti narkotika.
Total barang bukti yang dilaporkan BNN mencapai 4,01 ton sabu, 2,19 ton ganja, dan 1,2 ton ketamin.
Apa Saja Program Suyudi Saat Memimpin BNN?
Selama memimpin BNN, Suyudi turut mendorong pendekatan pencegahan narkotika yang melibatkan keluarga, sekolah, dan masyarakat.
Salah satu program yang diperkenalkan adalah Ananda Bersinar atau gerakan nasional untuk membangun anak Indonesia bebas narkoba.
Program tersebut menempatkan anak sebagai kelompok utama yang perlu mendapatkan perlindungan sejak lingkungan keluarga hingga sekolah.
BNN juga mendorong integrasi edukasi antinarkoba ke dalam pembelajaran melalui kerja sama dengan kementerian terkait.
Selain pencegahan, BNN pada masa kepemimpinannya tetap menjalankan pemberantasan jaringan narkotika serta memperkuat kerja sama lintas lembaga.
BACA JUGA:DPR Mau 'Dibuang' dari Pemilihan Kapolri? Nasir Djamil Teriak: Suara Rakyat Dikemanain, Bos?
Penghargaan Apa Saja yang Pernah Diterima?
Perjalanan panjang Suyudi di Polri juga dihiasi sejumlah tanda jasa dan penghargaan selama menjalankan tugas negara.
Beberapa penghargaan yang tercatat antara lain Satyalancana Pengabdian VIII, XVI, dan XXIV.
Selain itu, terdapat Satyalancana Jana Utama, Ksatria Bhayangkara, Karya Bhakti, Bhakti Pendidikan, Dharma Nusa, dan Bhakti Nusa.
Ia juga tercatat menerima penghargaan terkait operasi kepolisian selama perjalanan pengabdiannya di lingkungan Polri.
Catatan tersebut menunjukkan panjangnya masa pengabdian Suyudi sebelum namanya masuk dalam proses pergantian pucuk pimpinan Polri.
BACA JUGA:Kritik Ijazah Jokowi Dibalas 'Giveaway' Tambang? Ide Gila Farhat Abbas Bikin Kapolri Melongo!
Suyudi Juga Memiliki Latar Belakang Pendidikan Khusus
Selain pengalaman lapangan, Suyudi menempuh sejumlah pendidikan pengembangan kepemimpinan di lingkungan kepolisian.