POSTINGNEWS.ID --- Puluhan siswa di Kota Dumai, Riau, diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Insiden tersebut kemudian membuat SPPG Yayasan Mahudun Untuk Negeri mendapat tindakan tegas dari KPPG Pekanbaru.
Kepala SPPG tersebut dinonaktifkan, sementara operasional SPPG yang memasok makanan turut disuspend sementara.
Langkah itu dilakukan setelah sejumlah siswa mengalami keluhan kesehatan usai menerima makanan MBG pada Kamis.
Meski dugaan sementara mengarah pada salah satu menu makanan, penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.
Karena itu, sob perlu membedakan antara dugaan awal dan hasil pemeriksaan resmi yang nantinya menjadi penentu.
BACA JUGA:Prabowo Tunjuk Sudaryono Jadi Kepala BGN, Ini Alasan Wamentan Dipercaya Lanjutkan Program MBG
Apa yang sebenarnya terjadi dalam insiden MBG di Dumai?
Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Buluh Kasap, Kota Dumai, setelah makanan MBG didistribusikan kepada sejumlah sekolah.
Seperti dikutip dari Disway.id di artikel berjudul: Kepala SPPG Dinonaktifkan Usai Puluhan Siswa Diduga Keracunan MBG di Dumai, SPPG Yayasan Mahudun Untuk Negeri mengirimkan paket makanan menuju SDN 013 sekitar pukul 08.00 WIB.