Ia menilai persoalan Coretax bukan sekadar gangguan teknis biasa. Ada indikasi celah sistem dimanfaatkan oleh pihak tertentu, terutama penyedia jasa aplikasi pihak ketiga yang menawarkan akses lebih cepat.
“Kelemahannya adalah, anda tahu ada servis jasa perangkat lunak atau aplikasi yang menghubungkan Coretax dengan nasabah. Katanya cepat kalau pakai itu. Jadi saya curiga Coretax di sini dibuat kusut,” kata Purbaya.
Kementerian Keuangan berjanji akan membenahi sistem tersebut agar pelaporan pajak ke depan tidak lagi menyulitkan. Namun dengan adanya dugaan permainan internal dan vendor, persoalan Coretax kini bukan sekadar soal teknologi, tapi juga tata kelola di dalamnya.