JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pernahkah kamu merasa sangat mudah marah saat menjelang waktu buka puasa?
Kondisi emosi yang sensitif ini sering membuat kita ingin marah pada hal sepele.
Banyak orang menyebut hal ini dengan istilah 'senggol bacok'.
Namun, kamu tidak perlu merasa bersalah karena ini bukan sekadar urusan kurang iman.
Emosi yang meledak-ledak ini ternyata punya penjelasan medis yang sangat logis.
Saat kamu berpuasa seharian, kadar glukosa di dalam otak akan menipis secara ekstrem.
Hal ini membuat kemampuan area korteks prefrontal menjadi tumpul untuk sementara waktu.
Padahal, bagian otak inilah yang bertugas mengontrol emosi dan logika manusia sehari-hari.
Tanpa energi glukosa yang cukup, sistem saraf kesulitan menahan impuls emosi negatif.
Akibatnya, otak kamu perlahan kembali beroperasi menggunakan mode primitif yang sangat reaktif.
Ini adalah respons biologis murni tubuh saat merespons rasa lapar yang hebat.
Tubuhmu secara otomatis membunyikan alarm stres karena mengira kamu sedang dalam bahaya.