AWAS! Salah Atur Suhu Kulkas Bisa Bikin Listrik Boros dan Makanan Cepat Basi

Minggu 22-02-2026,08:29 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Pengaturan suhu kulkas sering dianggap sepele. Padahal, angka suhu yang dipilih tidak hanya menentukan kesegaran bahan makanan, tetapi juga memengaruhi konsumsi listrik rumah tangga.

Kulkas yang diatur terlalu dingin dapat membuat penggunaan energi meningkat. Sebaliknya, suhu yang terlalu hangat membuka peluang berkembangnya bakteri berbahaya pada makanan yang disimpan.

Sejumlah panduan menyebutkan, menjaga suhu kulkas pada rentang yang tepat menjadi kunci utama untuk memastikan keamanan pangan sekaligus efisiensi energi di rumah.

Rentang suhu aman untuk kulkas

U.S. Food and Drug Administration (FDA) merekomendasikan suhu kulkas berada pada kisaran 1,6 hingga 4,4 derajat Celsius. Mengatur suhu lebih tinggi dengan alasan menghemat listrik justru tidak disarankan karena berisiko terhadap keamanan makanan.

Pada suhu antara 4,4 hingga 60 derajat Celsius, bakteri patogen dapat berkembang dengan cepat. Jenis bakteri ini tergolong berbahaya karena tidak mengubah bau, warna, maupun rasa makanan. Makanan yang terlihat normal tetap berpotensi terkontaminasi tanpa disadari.

BACA JUGA:Pengumuman! KCIC Tebar Promo Ramadan, Perjalanan Jakarta–Bandung Cuma Rp 200 Ribu per Penumpang

Suhu di dalam kulkas juga tidak selalu stabil. Perubahan dapat terjadi setiap kali pintu dibuka atau saat makanan baru dimasukkan. Karena itu, pengaturan suhu sedikit di bawah 4,4 derajat Celsius dinilai lebih aman untuk menjaga kualitas bahan makanan.

Namun suhu yang terlalu rendah juga bukan pilihan ideal. Makanan dapat mulai membeku ketika suhu mendekati 0 derajat Celsius. Oleh sebab itu, suhu sebaiknya tidak diatur di bawah 1,6 derajat Celsius.

Selain memengaruhi tekstur makanan, suhu yang terlalu dingin membuat mesin kulkas bekerja lebih sering. Kondisi ini dapat mempercepat keausan komponen sekaligus meningkatkan konsumsi listrik.

Suhu terbaik untuk freezer

Berbeda dengan ruang pendingin utama, freezer membutuhkan suhu jauh lebih rendah. Suhu yang dianjurkan berada di sekitar minus 18 derajat Celsius agar makanan tetap beku secara optimal.

Menurut U.S. Department of Health and Human Services, makanan yang disimpan pada suhu -18 derajat Celsius atau lebih rendah secara teknis aman dikonsumsi dalam jangka waktu sangat lama.

BACA JUGA:Buntut Pernyataan Anak Jadi WN Asing, Suami DS Terancam Kembalikan Dana Beasiswa LPDP

Meski demikian, kualitas rasa dan tekstur makanan umumnya mulai menurun setelah beberapa bulan penyimpanan. Artinya, pembekuan menjaga keamanan pangan, tetapi tidak selalu mempertahankan kualitas terbaiknya.

Tanda suhu kulkas tidak sesuai

Perubahan suhu kulkas biasanya dapat dikenali dari sejumlah gejala yang muncul dalam penggunaan sehari-hari. Beberapa tanda yang perlu diperhatikan antara lain munculnya embun atau bunga es berlebih di dinding kulkas.

Makanan yang cepat basi sebelum tanggal kedaluwarsa juga menjadi indikator umum. Selain itu, ada bagian makanan yang membeku sementara bagian lain terasa hangat.

Kategori :