Ia juga menanggapi kabar mengenai masjid yang disebut berada di luar negeri dan dikaitkan dengan meningkatnya jumlah mualaf. Menurutnya, hal tersebut tidak perlu dibesar-besarkan. Ia memilih tetap rendah hati dan menekankan pentingnya memperbaiki diri sendiri.
"Ya alhamdulillah kalau di negara lain juga mencintai Islam, menyayangi Islam dan ikut berpartisipasi, alhamdulillah. Tapi jangan ngurusin orang, jadi urus diri sendiri aja," kata Ivan Gunawan.
Di rumah tahfiz yang dikelolanya, setiap santri dituntut memiliki komitmen kuat dalam menamatkan hafalan Al-Qur'an. Ia berharap lembaga tersebut dapat melahirkan generasi yang memiliki kemampuan keilmuan sekaligus karakter yang kuat di masa mendatang.