Geram Total! Tunggu Berjam-jam Tanpa Kepastian, Penumpang Super Air Jet Malah Ditinggal Pesawat

Sabtu 14-02-2026,20:48 WIB
Reporter : Andika Prasetya
Editor : Andika Prasetya

JAKARTA, POSTINGNEWS.ID - Keterlambatan penerbangan kembali menjadi sorotan publik setelah keluhan seorang penumpang Super Air Jet viral di media sosial. Penumpang tersebut memprotes awak kabin karena pesawat tak kunjung berangkat hingga berjam-jam tanpa penjelasan yang dianggap memadai.

Dalam video yang beredar, sejumlah penumpang terlihat telah berada di dalam kabin. Namun pesawat tetap tertahan di darat. Situasi itu memicu emosi salah satu penumpang yang kemudian menyampaikan protes secara langsung kepada kru.

"Kalau Mas mondar mandir, ini orang ratusan orang di sini, maksudnya kasih info, bisa atau engga pergi. Kalau emang ga bisa, ngomong, kasih kita pesawat yang lain. Lima jam, saya mau ngadain birthday party anak saya," kata seorang penumpang dalam video yang diunggah akun TikTok @Laura, dikutip Sabtu 14 Februari 2026.

Penumpang tersebut diketahui bernama Bobby. Ia mengalami kejadian itu saat menumpangi penerbangan Super Air Jet nomor IU-742 rute Jakarta menuju Bali pada Kamis 12 Februari 2026.

Penantian Berjam-jam Sejak Jadwal Awal

Kepada awak media, Bobby menuturkan rangkaian peristiwa yang ia alami bersama istri, anak, dan adiknya. Menurut dia, seluruh penumpang sempat dipindahkan ke pesawat pengganti setelah penantian panjang. Namun persoalan belum berakhir.

BACA JUGA:Buruan Catat Tanggalnya, Pendaftaran Mudik Gratis DKI Jakarta 2026 Segera Dibuka

Ia dan keluarganya justru tertinggal, sementara koper mereka sudah berada di dalam pesawat yang berangkat lebih dulu.

Awalnya, Bobby memesan tiket penerbangan dengan jadwal keberangkatan sekitar pukul 13.00 WIB. Pihak maskapai kemudian mengumumkan adanya keterlambatan sekitar 30 menit. Ia mengaku masih dapat memahami situasi tersebut.

"Kata mereka delayed 30 menit awalnya. Oh, masih okelah 30 menit gitu, kita tunggu, tapi lama-kelamaan makin lama makin parah, sampai titik di mana tiga jam itu kita udah nunggu," kata Bobby saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu 14 Februari 2026.

Penantian yang terus bertambah mulai berdampak pada kondisi anaknya, Cempaka. Bobby mengatakan anaknya sempat muntah akibat kondisi ruangan yang dingin. Perlengkapan yang dibawa pun terbatas karena sejak awal mereka hanya mempersiapkan kebutuhan perjalanan singkat.

"Kita siapin itu yang dari Bogor ke Bandara itu cuman peralatan yang siap ditembus sekitar 5 jam doang. Enggak lebih gitu kayak susu, pampers, segala macam," ujarnya.

BACA JUGA:Simpang Siur Penonaktifan PBI BPJS, Komunikasi Pemerintah Dianggap Kacau

Masuk Pesawat, Kondisi Justru Tidak Kondusif

Setelah sekitar empat jam menunggu di area luar pesawat, penumpang akhirnya dipersilakan masuk ke kabin sekitar pukul 17.00 WIB. Namun situasi kembali tidak kondusif. Selama hampir 40 menit berada di dalam pesawat, pesawat tetap tidak bergerak dan pendingin udara disebut tidak menyala.

"Semua orang tuh pada diam di situ, enggak ada yang speak up, tapi ternyata istri saya tuh udah ngechat saya, anak sudah rungsing, udah kepanasan," katanya.

Bobby kemudian memutuskan berjalan ke bagian depan kabin untuk meminta penjelasan kepada awak pesawat.

Kategori :