Pusing Diet Gagal Terus? Coba Kenali 'Emotional Eating': Lapar Perut vs Lapar Mata!

Rabu 18-02-2026,05:00 WIB
Reporter : M. Rafa Nugraha
Editor : T. Sucipto

Kamu biasanya hanya menginginkan makanan spesifik yang manis atau berminyak. 

Rasa kenyang di perut tidak akan menghentikan keinginanmu untuk terus mengunyah. 

Dorongan ini sering kali muncul setelah kejadian yang memicu stres.

BACA JUGA: Kecil-Kecil Cabe Rawit! Ini 6 Manfaat 'Turbo' Buah Anggur yang Bikin Jantung Stabil dan Otak Makin Encer

Saat kamu stres, tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah tinggi. 

Hormon ini memicu keinginan kuat untuk mengonsumsi makanan berkalori tinggi. 

Otakmu mencari rasa nyaman instan melalui gula atau lemak. 

Siklus inilah yang membuat jarum timbangan sulit bergerak turun.

BACA JUGA:Mata 'Overheat' Karena Monitor? Coba Trik 20-20-20: Rahasia Mata Tetap Segar Meski Seharian Depan Layar

Kebiasaan ini bisa menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak terkendali. 

Risiko penyakit seperti diabetes dan obesitas pun akan meningkat tajam. 

Selain fisik, kesehatan mentalmu juga bisa terganggu karena rasa menyesal. 

Hubunganmu dengan makanan menjadi tidak sehat dan penuh kecemasan.

BACA JUGA:Panik Tiba-Tiba Stres Melanda? Tenang, Reset Otakmu dalam 30 Detik dengan Cara 'Physiological Sigh'

Cobalah untuk makan dengan perlahan dan nikmati setiap gigitan. 

Tanyakan pada dirimu apakah kamu benar-benar lapar sebelum mengambil makanan. 

Kategori :